google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Tujuh Sekolah Belum Terima MBG, GAPEMBI Audiensi dengan Disdikbud Kota Probolinggo

- Jurnalis

Sabtu, 26 September 2026 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com  – GAPEMBI Kota Probolinggo kunjungi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Probolinggo, untuk menyampaikan sejumlah persoalan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Jumat (25/9/2026)

Ketua GAPEMBI Kota Probolinggo, Nur Fathurrahman saat Pertemuan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo

Ketua GAPEMBI Kota Probolinggo, Nur Fathurrahman Efendi alias Gusnur, mengatakan, audiensi ini membahas pemerataan penerima manfaat, kualitas makanan, hingga keamanan pangan.

“Kami berharap ada komunikasi yang baik dengan Diknas agar kondisi penerima manfaat di lapangan bisa segera diketahui dan ditindaklanjuti,” ujar Gusnur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pertemuan itu, Disdikbud menyampaikan dari 716 lembaga pendidikan sasaran MBG, masih terdapat tujuh lembaga yang belum menerima program. Sementara beberapa sekolah tidak menerima MBG karena memiliki program makan siang sendiri, seperti TK Mentari.

Setiorini Sayekti Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) menuturkan, sampai saat ini pihaknya belum menerima laporan resmi terkait siswa yang tidak mendapatkan MBG. Namun, informasi mengenai sekolah yang belum menerima program sempat muncul di media sosial.

Untuk memastikan data sesuai kondisi di lapangan, Disdikbud akan melakukan pembaruan berdasarkan Dapodik. Sekolah juga diminta melaporkan jika terdapat penambahan siswa agar data penerima manfaat dapat disesuaikan.

“Untuk mengantisipasi perbedaan antara daftar penerima manfaat dan kondisi aktual, kami akan memperbarui data berdasarkan Dapodik,” jelas Setiorini.

Sementara persoalan MBG di pondok pesantren dan madrasah akan dikoordinasikan dengan pihak terkait Kementerian Agama karena berada di luar kewenangan Disdikbud.

Selain pemerataan, GAPEMBI menyoroti kualitas makanan. Di antaranya laporan adanya ulat pada ompreng yang diduga berasal dari buah, masih adanya dapur yang belum menyediakan ikan fillet, serta keluhan guru dan siswa terkait menu telur yang dinilai terlalu sering.

GAPEMBI Kota Probolinggo saat Pertemuan Bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Probolinggo

Pakar GAPEMBI, Louis Haniora, meminta pengawasan kualitas makanan diperkuat.

“Jika ada menu yang tidak sesuai, kami berharap Diknas ikut melakukan pemantauan bersama pihak terkait,” tegasnya.

GAPEMBI juga meminta perhatian terhadap penerima manfaat yang tidak mengonsumsi makanan MBG maupun yang memiliki alergi makanan. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian agar makanan tidak terbuang dan keamanan penerima manfaat tetap terjaga.

Selain juga mengingatkan pentingnya pencegahan keracunan makanan serta edukasi kepada orang tua mengenai standar dan kebutuhan gizi dalam program MBG.

Saat ini, disebut masih terdapat enam dapur MBG di Kota Probolinggo yang belum beroperasi. GAPEMBI juga menyoroti SD Sukabumi 10 yang sebelumnya mengalami pergantian hingga tiga dapur penyedia dan masih menerima sejumlah protes.

Hasil audiensi diharapkan menjadi bahan evaluasi bersama untuk memastikan pelaksanaan MBG di Kota Probolinggo lebih merata, aman, dan memenuhi standar kualitas makanan. (*)

Berita Terkait

Bupati Haris Turun Langsung Cek Jalan Dan Proyek Di Wilayah Kecamatan Tiris
Kapolres Probolinggo Perkuat Sinergi dengan PKDI Jelang Pilkades 2027
PARAKSA 2026 Resmi Dibuka, Gelora Merdeka Kraksaan Jadi Pusat Pesta Rakyat
Merasa Disudutkan, Seniman Bantengan di Probolinggo Lapor Polisi
Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Satpol PP Edukasi Perwakilan Masyarakat Kecamatan Mayangan
Cegah Karhutla, Polres Probolinggo Intensifkan Patroli di Kawasan Wisata Gunung Bromo
Bukan Sekali, Razia Karaoke Ilegal di Kota Probolinggo Sering Bocor
Dari Stasiun Antarkota Menjadi Simpul Mobilitas, Supaspro Dorong Pergerakan Masyarakat Probolinggo
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 19:50 WIB

Bupati Haris Turun Langsung Cek Jalan Dan Proyek Di Wilayah Kecamatan Tiris

Sabtu, 26 September 2026 - 19:06 WIB

Kapolres Probolinggo Perkuat Sinergi dengan PKDI Jelang Pilkades 2027

Sabtu, 26 September 2026 - 17:17 WIB

PARAKSA 2026 Resmi Dibuka, Gelora Merdeka Kraksaan Jadi Pusat Pesta Rakyat

Sabtu, 26 September 2026 - 09:22 WIB

Tujuh Sekolah Belum Terima MBG, GAPEMBI Audiensi dengan Disdikbud Kota Probolinggo

Kamis, 24 September 2026 - 18:05 WIB

Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Satpol PP Edukasi Perwakilan Masyarakat Kecamatan Mayangan

Berita Terbaru