google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Dari Stasiun Antarkota Menjadi Simpul Mobilitas, Supaspro Dorong Pergerakan Masyarakat Probolinggo

- Jurnalis

Rabu, 23 September 2026 - 21:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pergerakan penumpang di Stasiun Probolinggo menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang 2026

Pergerakan penumpang di Stasiun Probolinggo menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang 2026

PROBOLINGGO, Suarabayuangga.com

Pergerakan penumpang di Stasiun Probolinggo menunjukkan pertumbuhan positif sepanjang 2026. Hingga Agustus 2026, sebanyak 427.039 penumpang tercatat melakukan perjalanan dengan naik maupun turun di Stasiun Probolinggo. Angka tersebut meningkat dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebanyak 256.312 penumpang, atau tumbuh sebesar 67 persen.

Peningkatan mobilitas masyarakat di Stasiun Probolinggo juga berjalan seiring dengan bertambahnya pilihan perjalanan kereta api. Sebelumnya, Stasiun Probolinggo melayani 26 perjalanan kereta api setiap hari. Sejak 1 Maret 2026, jumlah tersebut bertambah menjadi 30 perjalanan KA dengan mulai beroperasinya KA Commuter Line Supaspro yang melayani wilayah Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, hingga sekitarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran Commuter Line Supaspro memberikan dimensi baru bagi fungsi Stasiun Probolinggo. Jika sebelumnya lebih banyak dikenal sebagai tempat naik dan turun penumpang kereta api antarkota, kini stasiun tersebut juga berperan sebagai salah satu simpul mobilitas kawasan. Masyarakat memiliki alternatif transportasi untuk berbagai kebutuhan perjalanan, mulai dari bekerja, bersekolah, berdagang hingga berwisata.

Sebagai angkutan urban, Commuter Line memiliki karakter perjalanan yang mendukung mobilitas masyarakat dalam wilayah aglomerasi. Perjalanan tidak selalu berorientasi pada tujuan akhir yang jauh, tetapi juga menghubungkan masyarakat dengan pusat-pusat aktivitas di sepanjang lintasan. Pola ini membuat keberadaan stasiun menjadi semakin penting sebagai titik temu antara kawasan permukiman, pusat ekonomi, pendidikan, perdagangan, dan pariwisata.

Sejak diresmikan pada 1 Maret hingga Agustus 2026, KA Commuter Line Supaspro telah melayani sebanyak 165.717 penumpang. Kehadiran layanan ini turut memperluas akses masyarakat terhadap transportasi massal berbasis rel, sekaligus memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang sebelumnya mengandalkan kendaraan pribadi maupun moda transportasi lainnya.

Manager Hukum dan Humas KAI Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, mengatakan pertumbuhan penumpang di Stasiun Probolinggo menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi bagian dari pilihan mobilitas masyarakat.

“Pertumbuhan jumlah penumpang menunjukkan adanya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transportasi yang aman, nyaman, dan memiliki jadwal perjalanan yang teratur. Bertambahnya perjalanan KA di Stasiun Probolinggo, termasuk hadirnya Commuter Line Supaspro, memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat dalam mendukung aktivitas sehari-hari maupun perjalanan antarkota,” ujar Cahyo.

Menurutnya, keberadaan Commuter Line juga memiliki peran dalam mendukung konektivitas kawasan dan mendorong terbentuknya mobilitas masyarakat yang lebih terintegrasi. Dengan akses transportasi yang semakin mudah, masyarakat dapat melakukan perjalanan untuk bekerja, bersekolah, berdagang, maupun berwisata dengan lebih efisien.

Dari sisi pariwisata, Stasiun Probolinggo juga memiliki posisi strategis sebagai salah satu akses menuju berbagai destinasi wisata di kawasan Probolinggo dan sekitarnya. Kemudahan akses transportasi publik dapat mendukung pergerakan wisatawan sekaligus membuka peluang aktivitas ekonomi di kawasan yang terhubung dengan stasiun.

“Transportasi publik yang semakin terkoneksi dapat memberikan efek positif bagi berbagai sektor. Selain mendukung mobilitas masyarakat, konektivitas kereta api juga dapat mendukung aktivitas ekonomi, pariwisata, serta interaksi antarkawasan. Kami berharap masyarakat dapat terus memanfaatkan layanan kereta api sebagai salah satu pilihan transportasi dalam melakukan aktivitasnya,” tambah Cahyo.

KAI Daop 9 Jember terus berkomitmen menjaga keandalan perjalanan kereta api sekaligus memberikan pelayanan yang aman, nyaman, dan selamat kepada seluruh pelanggan. Masyarakat yang akan melakukan perjalanan dengan kereta api diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, mematuhi ketentuan perjalanan, serta menjaga keselamatan selama berada di stasiun maupun selama perjalanan menggunakan kereta api. (Rpl/Reb)

Berita Terkait

Cegah Karhutla, Polres Probolinggo Intensifkan Patroli di Kawasan Wisata Gunung Bromo
Bukan Sekali, Razia Karaoke Ilegal di Kota Probolinggo Sering Bocor
Kunjungan ke Rutan Kelas I Surabaya Makin Praktis, Antrean Bisa Diambil Lewat Aplikasi Rusabaya.
Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM: Mantan Polisi Divonis Mati, Hakim PN Malang Ungkap Peran Sebagai Aktor Intelektual
Jenazah Pria Ditemukan di Ladang Tebu Usai Lahan Dibakar
Kasus Wanita Ditemukan dalam Sumur, Polisi Gelar Rekonstruksi 40 Adegan
Dua Penghargaan Sekaligus, Kelurahan Sumbertaman Borong Prestasi di Hari Jadi Kota Probolinggo
Mata Air Mati, BPBD Probolinggo Distribusikan 10 Ribu Liter Air ke Warga Tongas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 21:48 WIB

Cegah Karhutla, Polres Probolinggo Intensifkan Patroli di Kawasan Wisata Gunung Bromo

Rabu, 23 September 2026 - 21:33 WIB

Bukan Sekali, Razia Karaoke Ilegal di Kota Probolinggo Sering Bocor

Rabu, 23 September 2026 - 21:07 WIB

Dari Stasiun Antarkota Menjadi Simpul Mobilitas, Supaspro Dorong Pergerakan Masyarakat Probolinggo

Rabu, 23 September 2026 - 21:02 WIB

Kunjungan ke Rutan Kelas I Surabaya Makin Praktis, Antrean Bisa Diambil Lewat Aplikasi Rusabaya.

Rabu, 23 September 2026 - 20:57 WIB

Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM: Mantan Polisi Divonis Mati, Hakim PN Malang Ungkap Peran Sebagai Aktor Intelektual

Berita Terbaru