google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Merasa Disudutkan, Seniman Bantengan di Probolinggo Lapor Polisi

- Jurnalis

Jumat, 25 September 2026 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan seniman yang tergabung dalam kelompok kesenian tradisional Bantengan di Kota Probolinggo mendatangi kantor kepolisian.

Puluhan seniman yang tergabung dalam kelompok kesenian tradisional Bantengan di Kota Probolinggo mendatangi kantor kepolisian.

PROBOLINGGO, Suarabayuangga.com

Puluhan seniman yang tergabung dalam kelompok kesenian tradisional Bantengan di Kota Probolinggo mendatangi kantor kepolisian. Kamis (24/09). Langkah tegas ini diambil sebagai bentuk protes atas pemberitaan yang dinilai menyudutkan dan mengandung informasi tidak benar (hoaks).

Sebelum melangkah ke ranah hukum, massa sempat berencana mendatangi kediaman oknum wartawan yang menulis berita negatif tersebut untuk meminta klarifikasi langsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, rencana itu dibatalkan demi menghindari gesekan, dan paguyuban memilih menempuh jalur hukum serta mediasi resmi.

Pihak paguyuban menilai pemberitaan tersebut tidak objektif dan diduga sarat kepentingan pribadi, mengingat oknum wartawan yang bersangkutan dikabarkan memiliki masalah personal dengan salah satu pengurus Sanggar Seni Bantengan.

Merasa dirugikan, mereka awalnya meminta kepolisian sektor (Polsek) setempat untuk memfasilitasi mediasi. Namun, upaya tersebut gagal terlaksana karena oknum wartawan yang bersangkutan berhalangan hadir akibat sibuk dengan kegiatan lain.

Tidak puas dengan hasil tersebut, perwakilan paguyuban akhirnya memutuskan untuk melanjutkan langkah hukum yang lebih serius.

Mereka mendatangi Mapolres Probolinggo Kota untuk secara resmi melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong.

“Kami berharap aparat penegak hukum dapat menindaklanjuti laporan ini secara profesional agar tidak ada pihak yang sewenang-wenang merusak nama baik kebudayaan dan kesenian lokal,” ujar Vita, selaku koordinator Sanggar Seni Bantengan Kota Probolinggo.

Hingga saat ini, proses pelaporan serta pemeriksaan awal oleh pihak kepolisian masih terus berjalan. Para seniman berharap keadilan dapat ditegakkan demi menjaga marwah kesenian tradisional di Probolinggo. (Rpl/Reb)

Berita Terkait

Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Satpol PP Edukasi Perwakilan Masyarakat Kecamatan Mayangan
Cegah Karhutla, Polres Probolinggo Intensifkan Patroli di Kawasan Wisata Gunung Bromo
Bukan Sekali, Razia Karaoke Ilegal di Kota Probolinggo Sering Bocor
Dari Stasiun Antarkota Menjadi Simpul Mobilitas, Supaspro Dorong Pergerakan Masyarakat Probolinggo
Kunjungan ke Rutan Kelas I Surabaya Makin Praktis, Antrean Bisa Diambil Lewat Aplikasi Rusabaya.
Kasus Pembunuhan Mahasiswi UMM: Mantan Polisi Divonis Mati, Hakim PN Malang Ungkap Peran Sebagai Aktor Intelektual
Jenazah Pria Ditemukan di Ladang Tebu Usai Lahan Dibakar
Kasus Wanita Ditemukan dalam Sumur, Polisi Gelar Rekonstruksi 40 Adegan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 14:43 WIB

Merasa Disudutkan, Seniman Bantengan di Probolinggo Lapor Polisi

Kamis, 24 September 2026 - 18:05 WIB

Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Satpol PP Edukasi Perwakilan Masyarakat Kecamatan Mayangan

Rabu, 23 September 2026 - 21:48 WIB

Cegah Karhutla, Polres Probolinggo Intensifkan Patroli di Kawasan Wisata Gunung Bromo

Rabu, 23 September 2026 - 21:33 WIB

Bukan Sekali, Razia Karaoke Ilegal di Kota Probolinggo Sering Bocor

Rabu, 23 September 2026 - 21:07 WIB

Dari Stasiun Antarkota Menjadi Simpul Mobilitas, Supaspro Dorong Pergerakan Masyarakat Probolinggo

Berita Terbaru

Puluhan seniman yang tergabung dalam kelompok kesenian tradisional Bantengan di Kota Probolinggo mendatangi kantor kepolisian.

Probolinggo

Merasa Disudutkan, Seniman Bantengan di Probolinggo Lapor Polisi

Jumat, 25 Sep 2026 - 14:43 WIB