PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember memastikan operasional perjalanan kereta api di wilayahnya tetap berjalan normal, aman, dan lancar pascainsiden yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026).
Manajemen KAI Daop 9 Jember juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan, sekaligus duka cita mendalam kepada korban dan keluarga terdampak dalam peristiwa tersebut.
Manager Hukum dan Humas Daop 9 Jember, Cahyo Widiantoro, menegaskan bahwa seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 9 hingga saat ini tetap beroperasi sesuai jadwal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Seluruh perjalanan kereta api di wilayah Daop 9 Jember beroperasi sesuai jadwal. Kami memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap berjalan optimal dengan mengutamakan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan,” ujarnya, pada Rabu (29/4/2026).
Menurutnya, jajaran Daop 9 Jember terus melakukan pemantauan intensif serta memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna menjaga kelancaran operasional.
“Kami terus memastikan seluruh layanan berjalan dengan baik dan melakukan langkah antisipatif guna menjaga keselamatan serta kenyamanan pelanggan,” tambahnya.
KAI Daop 9 Jember menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik, sekaligus memastikan seluruh perjalanan kereta api berlangsung aman, selamat, dan terkendali.
Selain itu, masyarakat dan pelanggan diimbau tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. KAI meminta pelanggan hanya mengakses informasi resmi melalui kanal yang telah disediakan, termasuk Contact Center KAI 121 maupun layanan resmi lainnya. (*)






