google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

RSUD dan Dinas Kesehatan Jadi Fokus, DPRD Minta Perbaikan Menyeluruh

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 09:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – DPRD Kota Probolinggo menggelar Rapat Paripurna dengan agenda pembacaan, penyerahan, serta penandatanganan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di ruang utama Gedung DPRD Kota Probolinggo pada Senin (27/4/2026) sejak pagi hingga selesai, dengan suasana yang tertib dan khidmat.

Sidang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Probolinggo, Hj. Dwi Laksmi Syntha Kusumawardani, bersama Wakil Ketua I Abdul Mujib dan Wakil Ketua II Santi Wilujeng Prastyani. Turut hadir dalam agenda tersebut Wali Kota Probolinggo dr. Aminuddin, Penjabat Sekretaris Daerah Rey Suwigtyo, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta anggota DPRD.

Dalam pembacaan rekomendasi, Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ yang juga menjabat Ketua Komisi III DPRD, Muchlas Kurniawan, menyoroti sejumlah aspek penting, terutama di sektor kesehatan. Perhatian utama diarahkan pada kinerja Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, serta dua rumah sakit milik pemerintah daerah, yakni RSUD dr. Moh Saleh dan RSUD Ar-Rozy.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada evaluasi kinerja Dinas Kesehatan, DPRD menemukan beberapa catatan penting. Salah satunya terkait sisa anggaran belanja pegawai sebesar Rp4,4 miliar yang dipengaruhi oleh fluktuasi jasa pelayanan, seiring dengan jumlah kunjungan pasien. DPRD mendorong adanya strategi yang lebih terarah untuk meningkatkan pemanfaatan layanan kesehatan, termasuk penguatan sistem rujukan terpadu dari puskesmas ke rumah sakit daerah.

“Diperlukan langkah strategis yang komprehensif untuk meningkatkan utilisasi fasilitas kesehatan, sekaligus memperkuat sistem rujukan agar pelayanan menjadi lebih optimal,” ungkap Muchlas dalam penyampaian rekomendasi.

Selain itu, dewan juga mencatat adanya ketidakseimbangan antara capaian fisik dan realisasi anggaran pada sejumlah program prioritas, seperti penanganan TBC, HIV/AIDS, kejadian luar biasa (KLB), serta program gizi masyarakat. Realisasi anggaran pada sektor-sektor tersebut dilaporkan masih berada di bawah angka 60 persen.

Meski secara umum realisasi belanja daerah telah mencapai 91,51 persen, DPRD menilai masih terdapat beberapa pos anggaran yang penyerapannya di bawah 90 persen akibat penumpukan stok operasional. Untuk itu, DPRD menekankan pentingnya penerapan perencanaan anggaran berbasis kebutuhan guna menghindari kelebihan persediaan.

DPRD juga menyoroti kendala yang masih dihadapi masyarakat dalam proses aktivasi kartu BPJS di tingkat puskesmas dalam skema Universal Health Coverage (UHC). Dewan meminta adanya penyederhanaan prosedur administrasi agar akses layanan kesehatan menjadi lebih mudah.

Sementara itu, terkait peningkatan layanan di RSUD dr. Moh Saleh, DPRD mendorong rumah sakit tersebut untuk terus berinovasi dan meningkatkan daya saing, meskipun dihadapkan pada tantangan penurunan jumlah pasien akibat kebijakan rujukan BPJS non-darurat.

“RSUD dr. Moh Saleh harus tetap beradaptasi dan meningkatkan kualitas layanan, salah satunya melalui rencana penambahan ruang operasi dari tiga menjadi lima unit,” tegasnya.

Melalui rekomendasi ini, DPRD berharap sektor kesehatan di Kota Probolinggo dapat terus mengalami perbaikan, baik dari sisi pelayanan, pengelolaan anggaran, maupun kemudahan akses bagi masyarakat. (*)

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB