Dari Keteladanan Ulama hingga Peran Pesantren, Ini Pesan Menag di Probolinggo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, dalam kunjungan silaturahim dan halalbihalal di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Jumat (17/04/2026) sebut Ulama Kharismatik KH Moh Zuhri Zaini sosok yang tidak mau terkenal di bumi namun beliau akan menjadi artis di langit.

 

“Kiai Zuhri ulama yang sengaja tidak populer di dunia tapi menjadi artis di langit,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ungkapan ini disampaikan sebagai bentuk kekaguman menteri agama KH. Nasaruddin Umar terhadap ketawadhuan Kiai Zuhri.

 

Menteri Agama KH Nasaruddin Umar menyoroti peran historis pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia sejak abad ke-13, yang ia ibaratkan sebagai penerus semangat Baitul Hikmah di Baghdad.

 

“Tugas kita di pondok pesantren adalah mengembalikan Darul Hikmah yang ada di Baghdad. Semangat Nurul Jadid adalah membangkitkan kembali kejayaan ilmu pengetahuan seperti era keemasan Islam, di mana ulama tidak hanya menguasai agama, tetapi juga sains,” ujarnya.

 

Selain itu, Ia menekankan bahwa pesantren bukan sekadar lembaga dakwah, melainkan pusat pemberdayaan masyarakat dan ekonomi. Ia juga memuji kiprah santri yang telah tersebar luas dan mendorong agar pesantren dapat menjadi eksportir ulama yang membawa ajaran Islam yang moderat.

 

“Islam adalah agama dan ideologi terbuka. Mengajarkan Islam adalah mengajarkan cinta, bukan kebencian. Jangan mengajarkan Islam dengan membenci orang yang berbeda agama,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, KH Nasaruddin Umar berpesan agar para santri dan ulama tetap menjaga nilai-nilai kelembutan, tawadhu, istikamah, muru’ah, dan ikhlas, yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat saat ini.

 

Dalam pertemuan tersebut, KH Moh. Zuhri Zaini menyampaikan apresiasi dan harapannya atas kehadiran Menteri Agama. Beliau juga menegaskan dukungannya terhadap pembentukan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pesantren demi peningkatan perhatian pemerintah terhadap lembaga pendidikan Islam tersebut.

 

Di akhir kunjungannya, Menteri Agama memohon doa restu kepada Kiai Zuhri Zaini agar dapat menjalankan amanah jabatannya hingga tuntas dengan membawa kemaslahatan bagi umat dan bangsa.

 

“Saya memohon doa kepada Kiai Zuhri Zaini supaya dapat menjalankan amanah sebagai menteri. Saya ingin meninggalkan legacy yang baik nantinya,” tegas Nasaruddin Umar. (*)

Berita Terkait

Sorotan LKPJ 2025: Seragam Siswa hingga Rehab Sekolah Jadi Perhatian Pansus
Riyadlus Sholihin Singgung Ketidakseimbangan Dinas Pendidikan-Kebudayaan
DPRD Probolinggo Kritik PUPR-PKP: Anggaran Rendah, Izin Lambat, Investasi Harus Tertib
Kunjungi Ponpes Nurul Jadid, Menteri Agama Dorong Pesantren Bangkitkan Semangat ‘Baitul Hikmah’
Musrenbang RKPD 2027 Digelar, DPRD Probolinggo Kawal Arah Pembangunan Daerah
Bahas LKPJ 2025, Serapan Anggaran Dispendukcapil dan Dinas Perpustakaan Disorot
Tinjau SRT 7 Kota Probolinggo, Komdigi Tekankan Internet Merata dan Aman bagi Siswa
Gemarikan di SDN Randutatah, Arumi Edukasi Gizi dan Cegah Stunting
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 16:15 WIB

Sorotan LKPJ 2025: Seragam Siswa hingga Rehab Sekolah Jadi Perhatian Pansus

Sabtu, 18 April 2026 - 15:35 WIB

Riyadlus Sholihin Singgung Ketidakseimbangan Dinas Pendidikan-Kebudayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 15:16 WIB

Dari Keteladanan Ulama hingga Peran Pesantren, Ini Pesan Menag di Probolinggo

Jumat, 17 April 2026 - 17:44 WIB

DPRD Probolinggo Kritik PUPR-PKP: Anggaran Rendah, Izin Lambat, Investasi Harus Tertib

Jumat, 17 April 2026 - 17:39 WIB

Kunjungi Ponpes Nurul Jadid, Menteri Agama Dorong Pesantren Bangkitkan Semangat ‘Baitul Hikmah’

Berita Terbaru