PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, dalam kunjungan silaturahim dan halalbihalal di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Jumat (17/04/2026) sebut Ulama Kharismatik KH Moh Zuhri Zaini sosok yang tidak mau terkenal di bumi namun beliau akan menjadi artis di langit.
“Kiai Zuhri ulama yang sengaja tidak populer di dunia tapi menjadi artis di langit,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ungkapan ini disampaikan sebagai bentuk kekaguman menteri agama KH. Nasaruddin Umar terhadap ketawadhuan Kiai Zuhri.
Menteri Agama KH Nasaruddin Umar menyoroti peran historis pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia sejak abad ke-13, yang ia ibaratkan sebagai penerus semangat Baitul Hikmah di Baghdad.
“Tugas kita di pondok pesantren adalah mengembalikan Darul Hikmah yang ada di Baghdad. Semangat Nurul Jadid adalah membangkitkan kembali kejayaan ilmu pengetahuan seperti era keemasan Islam, di mana ulama tidak hanya menguasai agama, tetapi juga sains,” ujarnya.
Selain itu, Ia menekankan bahwa pesantren bukan sekadar lembaga dakwah, melainkan pusat pemberdayaan masyarakat dan ekonomi. Ia juga memuji kiprah santri yang telah tersebar luas dan mendorong agar pesantren dapat menjadi eksportir ulama yang membawa ajaran Islam yang moderat.
“Islam adalah agama dan ideologi terbuka. Mengajarkan Islam adalah mengajarkan cinta, bukan kebencian. Jangan mengajarkan Islam dengan membenci orang yang berbeda agama,” tegasnya.
Lebih lanjut, KH Nasaruddin Umar berpesan agar para santri dan ulama tetap menjaga nilai-nilai kelembutan, tawadhu, istikamah, muru’ah, dan ikhlas, yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat saat ini.
Dalam pertemuan tersebut, KH Moh. Zuhri Zaini menyampaikan apresiasi dan harapannya atas kehadiran Menteri Agama. Beliau juga menegaskan dukungannya terhadap pembentukan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pesantren demi peningkatan perhatian pemerintah terhadap lembaga pendidikan Islam tersebut.
Di akhir kunjungannya, Menteri Agama memohon doa restu kepada Kiai Zuhri Zaini agar dapat menjalankan amanah jabatannya hingga tuntas dengan membawa kemaslahatan bagi umat dan bangsa.
“Saya memohon doa kepada Kiai Zuhri Zaini supaya dapat menjalankan amanah sebagai menteri. Saya ingin meninggalkan legacy yang baik nantinya,” tegas Nasaruddin Umar. (*)






