@-webkit-keyframes bgslide{from{background-position-x:0}to{background-position-x:-200%}}@keyframes bgslide{from{background-position-x:0}to{background-position-x:-200%}}.wpp-widget-block-placeholder,.wpp-shortcode-placeholder{margin:0 auto;width:60px;height:3px;background:#dd3737;background:linear-gradient(90deg,#dd3737 0%,#571313 10%,#dd3737 100%);background-size:200% auto;border-radius:3px;-webkit-animation:bgslide 1s infinite linear;animation:bgslide 1s infinite linear} google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0 google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Miris! Korban Laka Lantas Asal Bapelle Ditolak Puskesmas Kedungdung Karena Tak Bawa Kartu Keluarga

- Jurnalis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Miris! Korban Laka Lantas Asal Bapelle Ditolak Puskesmas Kedungdung Karena Tak Bawa Kartu Keluarga

Miris! Korban Laka Lantas Asal Bapelle Ditolak Puskesmas Kedungdung Karena Tak Bawa Kartu Keluarga

SAMPANG, KEDUNGDUNG, Suarabayuangga.com – Pelayanan kesehatan di Puskesmas Kedungdung, Kabupaten Sampang, menuai sorotan tajam. Seorang warga Desa Bapelle, Kecamatan Robatal, yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas (laka lantas) diduga ditolak saat hendak mendapatkan pertolongan pertama, hanya karena tidak membawa Kartu Keluarga (KK).

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 4 Oktober 2026. Korban yang mengalami luka akibat kecelakaan segera dilarikan warga ke Puskesmas Kedungdung karena dinilai sebagai fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan darurat.

Namun setibanya di Puskesmas, korban bukannya mendapat penanganan medis, melainkan diminta untuk dibawa ke Puskesmas Robatal dengan alasan tidak membawa persyaratan administrasi berupa Kartu Keluarga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penolakan tersebut memicu kekecewaan dan kemarahan warga yang mengantar korban. Mereka menilai tindakan petugas tidak mencerminkan prinsip kemanusiaan dalam pelayanan gawat darurat.

“Di mana kemanusiaannya? Darah masih mengalir, nyawa sedang dipertaruhkan, yang ditanya malah surat-surat. Apa kalau ada KK lukanya bisa sembuh sendiri?” ujar salah satu warga yang ikut membawa korban dengan nada kecewa.

Padahal, Puskesmas Robatal yang disarankan petugas memiliki jarak tempuh lebih jauh dan membutuhkan waktu lebih lama, sementara kondisi korban membutuhkan penanganan cepat.

Warga mempertanyakan standar operasional prosedur (SOP) pelayanan di Puskesmas Kedungdung. Sejumlah kejanggalan yang menjadi sorotan warga antara lain, apakah pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat harus menunggu kelengkapan berkas, mengapa Kartu Keluarga dianggap lebih penting daripada keselamatan nyawa pasien, dan mengapa pasien harus dirujuk ke tempat yang lebih jauh saat kondisinya kritis.

Puskesmas seharusnya menjadi garda terdepan dalam memberikan pertolongan, tanpa membeda-bedakan asal wilayah pasien, terutama dalam kondisi darurat.

Atas kejadian ini, warga Desa Bapelle mendesak Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang untuk mengevaluasi total prosedur pelayanan di Puskesmas Kedungdung. Warga menegaskan, dalam kondisi kegawatdaruratan, pelayanan medis harus didahulukan daripada urusan administrasi.

“Kami tidak minta diistimewakan, kami hanya minta diselamatkan. Itu saja. Jangan sampai ada nyawa melayang hanya karena selembar kertas tertinggal di rumah,” pungkas warga.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Puskesmas Kedungdung belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut.

Berita Terkait

Mio Prolink Community Resmi Deklarasi di GOR Ahmad Yani Probolinggo, Siap Bersinergi Dengan Komunitas Motor Lainnya
AMI GELAR AKSI DEMONSTRASI, DESAK PENEGAKAN HUKUM ATAS PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA YANG MELIBATKAN 3 ANGGOTA DPRD DARI PARTAI GERINDRA
FPII Setwil Jatim dan PPM Surabaya adakan acara Talkshow Penyuluhan Hukum dan Tata kelola Pendidikan
Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Satpol PP Edukasi Perwakilan Masyarakat Kecamatan Mayangan
Ditpolairud Polda Jatim Kerahkan 4 Kapal Sisir Perairan Sumenep dan Masalembu Cari Korban KM Virgo Transport 8
Polda Jatim Siaga Penuh Hadapi Fase Kritis Karhutla di 7 Kawasan Pegunungan
Selundupkan Sabu Lewat Kerupuk Plompong, Pengunjung Rutan Medaeng Sidoarjo Diamankan Petugas
Dari HUT ke-25, Demokrat Kota Probolinggo Hadir Bersihkan Musholla Warga
Berita ini 173 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:08 WIB

Miris! Korban Laka Lantas Asal Bapelle Ditolak Puskesmas Kedungdung Karena Tak Bawa Kartu Keluarga

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Mio Prolink Community Resmi Deklarasi di GOR Ahmad Yani Probolinggo, Siap Bersinergi Dengan Komunitas Motor Lainnya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 13:04 WIB

AMI GELAR AKSI DEMONSTRASI, DESAK PENEGAKAN HUKUM ATAS PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA YANG MELIBATKAN 3 ANGGOTA DPRD DARI PARTAI GERINDRA

Rabu, 30 September 2026 - 07:45 WIB

FPII Setwil Jatim dan PPM Surabaya adakan acara Talkshow Penyuluhan Hukum dan Tata kelola Pendidikan

Kamis, 24 September 2026 - 18:05 WIB

Tekan Peredaran Rokok Ilegal, Satpol PP Edukasi Perwakilan Masyarakat Kecamatan Mayangan

Berita Terbaru