PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Probolinggo menggelar kegiatan Pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diintegrasikan dengan skrining Tuberkulosis (TBC) bagi warga binaan dan petugas, Jumat (2/10/2026).
Berlangsung di Aula Lapas Kelas IIB Probolinggo, kegiatan ini terlaksana atas kerja sama sinergis antara pihak Lapas dengan Dinas Kesehatan Kota Probolinggo, RSUD dr. Mohamad Saleh, serta Puskesmas Jati.
Sebanyak 100 orang peserta yang terdiri dari 90 warga binaan pemasyarakatan (narapidana dan tahanan) serta 10 pegawai Lapas mengikuti seluruh rangkaian pemeriksaan medis secara tertib.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Prosedur skrining TBC dilakukan melalui dua tahapan utama, yakni wawancara teknis mengenai gejala klinis serta pemeriksaan foto rontgen dada (chest X-ray) menggunakan unit rontgen bergerak. Langkah ini diambil guna mendeteksi secara dini potensi penyebaran TBC di lingkungan hunian pemasyarakatan.
Kepala Lapas Kelas IIB Probolinggo, Muhammad Bayu Hendaruseto, menegaskan bahwa kegiatan terpadu ini merupakan bentuk komitmen dalam pemenuhan hak pelayanan kesehatan yang layak di dalam lingkungan pemasyarakatan.
”Kesehatan warga binaan dan pegawai adalah prioritas kami. Melalui skrining terintegrasi ini, kita dapat melakukan deteksi dini sehingga jika ada indikasi TBC, penanganan medis bisa diberikan secara cepat dan tepat sebelum meluas,” ujar Muhammad Bayu Hendaruseto.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin dengan pihak pemda dan fasilitas kesehatan setempat.
”Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Kesehatan Kota Probolinggo, RSUD dr. Mohamad Saleh, dan Puskesmas Jati atas kolaborasi ini. Kerja sama lintas sektor ini sangat penting untuk menciptakan lingkungan Lapas yang bersih, sehat, dan kondusif,” tambahnya.
Melalui program preventif ini, Lapas Kelas IIB Probolinggo berkomitmen untuk terus menekan risiko penularan penyakit menular serta mengoptimalkan layanan kesehatan secara berkala bagi seluruh penghuni dan petugas. (*)






