PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Probolinggo telah merampungkan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Probolinggo untuk Tahun Anggaran 2025. Dalam tahap akhir evaluasi, DPRD menegaskan bahwa penilaian tidak hanya berdasarkan laporan tertulis, tetapi juga akan diuji dengan kondisi nyata di lapangan.
Ketua Pansus DPRD Kota Probolinggo, Muchlas Kurniawan, SH., MH., menyampaikan bahwa pihaknya akan mencocokkan data yang disampaikan dalam forum dengan informasi dari berbagai pihak, termasuk hasil temuan langsung di lapangan.
“Pembahasan ini tidak berhenti pada apa yang disampaikan dalam rapat. Kami akan membandingkan dengan fakta di lapangan serta data dari sumber lain. Jika laporan terlihat baik, tetapi kenyataannya berbeda, itu akan menjadi catatan penting dalam rekomendasi kami,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pembahasan tersebut, sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama perhatian dewan. Meski secara administratif kinerja Dinas Kesehatan dinilai berjalan baik, Pansus menilai kualitas layanan di rumah sakit daerah masih perlu mendapat perhatian lebih.
Beberapa aspek yang menjadi sorotan antara lain kondisi sarana dan prasarana, ketersediaan alat kesehatan, serta jumlah tenaga medis yang dinilai berpengaruh langsung terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Hasil evaluasi ini selanjutnya akan dirumuskan dalam bentuk rekomendasi resmi DPRD. Dokumen tersebut nantinya menjadi bahan tindak lanjut bagi Pemerintah Kota Probolinggo untuk memperbaiki kinerja dan meningkatkan pelayanan publik di tahun-tahun berikutnya.
Selain sektor kesehatan, DPRD juga membuka kemungkinan untuk memperdalam evaluasi pada bidang lain yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Hal ini dilakukan agar rekomendasi yang dihasilkan benar-benar komprehensif dan mampu mendorong perbaikan kinerja pemerintah secara menyeluruh, tidak hanya pada aspek administratif, tetapi juga pada kualitas pelayanan di lapangan. (*)






