google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Masyarakat Keluhkan Kelangkaan dan Mahalnya Bright Gas 12 Kg di Probolinggo –Jember

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 06:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Masyarakat di wilayah Probolinggo hingga Jember mengeluhkan sulitnya mendapatkan LPG non subsidi (NPSO) untuk jenis Bright Gas 5,5kg, 12 kg di pasaran. Selain ketersediaan yang terbatas, harga jual yang melonjak hingga menyentuh Rp350 ribu per tabung semakin menambah beban masyarakat.

 

Sejumlah warga mengaku kini harus berkeliling ke beberapa pangkalan atau agen untuk mendapatkan Bright Gas 12 kg, namun seringkali stok dalam kondisi kosong. “Sudah keliling ke beberapa tempat, tapi sering tidak ada. Kalaupun ada, harganya sudah sangat mahal,”ujar salah satu warga di Probolinggo yang identitas minta untuk tidak dipublikasikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kenaikan harga yang cukup signifikan membuat masyarakat merasa keberatan, terutama jika dibandingkan dengan LPG subsidi 3 kg (PSO) yang memiliki selisih harga sangat jauh. Situasi ini memicu kecenderungan sebagian masyarakat beralih ke LPG subsidi, meskipun tidak semuanya berhak menggunakan.

 

Keluhan juga ramai disampaikan di media sosial. Salah seorang netizen mengungkapkan keresahannya terkait harga Bright Gas 12 kg yang dinilai tidak lagi terjangkau. Dalam unggahannya, ia menyebut harga gas tersebut kini menembus Rp350 ribu per tabung, bahkan sulit ditemukan di pasaran.

 

Para pelaku usaha kecil menjadi pihak yang paling terdampak. Keterbatasan stok dan tingginya harga memaksa mereka menyesuaikan biaya operasional, yang berpotensi berdampak pada kenaikan harga jual kepada konsumen.

 

Masyarakat berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah konkret untuk memastikan ketersediaan LPG non subsidi tetap terjaga serta harga yang lebih stabil, agar tidak semakin memberatkan masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini. (Rbd)

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB