google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Pegawai Kejaksaan Negeri Gadungan Pasuruan Tipu Tiga Warga Leces

- Jurnalis

Selasa, 25 Juni 2024 - 22:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com, – Wanita berinisial AM, warga Desa Sumber Kedawung, Kecamatan Leces Kabupaten Probolinggo ini, menjadi pegawai gadungan Kejaksaan Negeri Pasuruan sejak 2021 untuk menipu masyarakat yang sedang mencari kerja.
 
Kepala pusat penerangan hukum kejagung, Harli Siregar mengatakan, pelaku ditangkap oleh tim Pengamanan Sumber Daya Organisasi (PAM SDO) Kejaksaan Negeri Kabupaten Probolinggo di kediamannya.
 
“Dia juga mengaku sudah dipindah tugas di Kejaksaan Probolinggo, pada para korbannya, bahkan sebelumnya kami sudah mengumpulkan bukti data, serta keterangan dari para korbannya,” terangnya, pada selasa (25/6/2024) siang.
 
Tiga korban AM antara lain DAU, AS, dan MW. Ketiganya dijanjikan akan menjadi pegawai kejaksaan Probolinggo, dan merek juga diminta untuk menyetor uang puluhan juta kepada pelaku.
 
“Korban DAU ini diminta uang sebesar 12 juta, dan korban sudah membayar uang sebesar 7,3 juta, sedangkan AS juga sebesar 12 Juta, sedangkan MW sebesar 5,6 juta, pelaku meminta uang pada korban dengan dalih untuk biaya pembuatan seragam dan atribut,” tuturnya.

 
Mereka diminta membayar dengan nominal tinggi tersebut karena di iming – iming, bisa bekerja tanpa tes dan menjadi pegawai tetap. Namun karena tak kunjung ada kejelasan, ketiga korban pun melaporkan pada pihak kejaksaan.
 
“Hingga akhirnya korban melaporkan kasusnya pada pihak kami, dan kami langsung sarankan tiga orang tersebut ke SPKT Polres Probolinggo agar membuat laporan kepolisian,” tambahnya.
 
Barulah saat itu pihak kejaksaan berkolaborasi dengan kepolisian untuk proses penangkapan terhadap pelaku.
 
“Selain mengamankan pelaku, kami juga menyita barang bukti penunjang aksi penipuannya seperti ID card Kejaksaan, pakaian sipil lengkap dengan badge kejaksaan, nametag, sabuk, serta pangkat, yang hendak diberikan kepada para korbannya,” ungkapnya.
 
Para korban tertarik ingin mendaftar pekerjaan, karena ketika menjalankan aksinya, pelaku mengenakan seragam lengkap beserta atributnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Alan

Editor : Anas

Berita Terkait

Korban Carok di Probolinggo Tewas, Polisi Masih Dalami Keterlibatan Ayah dan Anak
MADAS Desak Pemkab Probolinggo Tindak Tegas Tambang di Luar Koordinat, Soroti Potensi Kebocoran PAD
Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Manusia Silver di Kota Probolinggo, Satu Orang Masih Buron
Sabu Diduga Berulang Kali Diselundupkan ke Lapas Kelas IIB Probolinggo, Seberapa Ketat Pengamanannya?
Kriminal Jalanan Kembali Menghantui Probolinggo, Dua Dugaan Begal Terjadi dalam Semalam
Niat Main Bola Bareng Teman, Pemuda di Probolinggo Justru Diserang Bondet
Honorer SDN 3 Bantaran Terluka Usai Diserang di Ruang Guru, Polisi Selidiki Motif Pelaku
33,83 Gram Sabu Disita, Polres Probolinggo Kota Ringkus Enam Pelaku Narkotika
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:49 WIB

Korban Carok di Probolinggo Tewas, Polisi Masih Dalami Keterlibatan Ayah dan Anak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:35 WIB

MADAS Desak Pemkab Probolinggo Tindak Tegas Tambang di Luar Koordinat, Soroti Potensi Kebocoran PAD

Jumat, 31 Juli 2026 - 06:06 WIB

Polisi Tangkap Dua Pelaku Pembunuhan Manusia Silver di Kota Probolinggo, Satu Orang Masih Buron

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:44 WIB

Sabu Diduga Berulang Kali Diselundupkan ke Lapas Kelas IIB Probolinggo, Seberapa Ketat Pengamanannya?

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:43 WIB

Kriminal Jalanan Kembali Menghantui Probolinggo, Dua Dugaan Begal Terjadi dalam Semalam

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB