google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Rekomendasi DPRD Disambut Positif, Wali Kota Soroti Lonjakan Ekonomi dan IPM

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Rapat paripurna DPRD Kota Probolinggo dengan agenda pembacaan sekaligus penandatanganan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2025 digelar di Gedung DPRD, Jalan Suroyo No. 27, pada Senin (27/4/2026).

Usai kegiatan tersebut, Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menyampaikan tanggapan resmi atas rekomendasi yang diberikan DPRD. Ia mengapresiasi ketelitian legislatif dalam menyusun catatan evaluasi, sekaligus memaparkan sejumlah indikator makro ekonomi yang menjadi capaian pemerintah daerah.

“Rekomendasi yang disampaikan sangat spesifik dan berkualitas. Ini menunjukkan bahwa DPRD mampu memahami secara menyeluruh proses maupun hasil pembangunan sepanjang 2025,” ujar dr. Aminuddin kepada awak media.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menilai, rekomendasi tersebut akan menjadi pijakan penting dalam pembahasan lanjutan di tingkat komisi maupun tim teknis. Menurutnya, poin-poin yang disampaikan DPRD dapat dimanfaatkan sebagai dasar evaluasi sekaligus acuan dalam pelaksanaan APBD tahun 2026.

Salah satu indikator yang mendapat perhatian adalah penurunan indeks Gini Ratio, yang mencerminkan tingkat kesenjangan antara kelompok masyarakat. Dr. Aminuddin menyebut, capaian penurunan hingga satu digit tersebut bahkan menjadi sorotan pemerintah provinsi.

“Ada indikator Gini Ratio, yaitu perbandingan antara kelompok kaya dan miskin. Angkanya turun hingga satu digit, dan ini menjadi perhatian pemerintah provinsi. Artinya, ada faktor-faktor yang cukup kuat mendukung capaian tersebut,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh data yang digunakan bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), sehingga bersifat objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. “Data ini berasal dari BPS, bukan dari kami. Indikatornya juga semakin lengkap dan rinci, sehingga mencerminkan kondisi yang sebenarnya,” tambahnya.

Selain itu, dr. Aminuddin juga mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kota Probolinggo tercatat sebagai yang tertinggi di Jawa Timur, meskipun belum sepenuhnya memenuhi target yang ditetapkan. Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga menunjukkan tren peningkatan.

“IPM kita terus naik, meski saat ini masih berada di posisi 10 terbawah. Ke depan, kami menargetkan pada 2026 bisa mencapai angka 80,” ujarnya optimistis.

Perkembangan ekonomi juga terlihat dari peningkatan sektor kredit. Dr. Aminuddin menyebut, pada periode September hingga Oktober, pertumbuhan kredit di Kota Probolinggo sempat menjadi yang tertinggi secara nasional, terutama pada sektor ekonomi mikro dengan kenaikan hampir 40 persen.

Meski demikian, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat lengah. “Kita tidak boleh terlena. Peningkatan kredit mikro yang hampir 40 persen ini jika tidak dikelola dengan baik justru berpotensi menjadi kredit macet terbesar. Ini yang terus kami evaluasi,” tegasnya.

Menutup pernyataannya, Dr. Aminuddin menekankan pentingnya penyesuaian kebijakan pembangunan dengan dinamika global. Pemerintah Kota Probolinggo, kata dia, akan terus beradaptasi agar dampak situasi geopolitik internasional tidak mengganggu stabilitas pembangunan daerah. (*)

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB