PROBOLINGGO, suarabayuangga.com- Tim verifikasi dan validasi (Verval) Mabes TNI melakukan kunjungan kerja dalam rangka melakukan pengecekan titik Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kodim 0820/Probolinggo. Kedatangan tim Verval tingkat pusat tersebut di sambut langsung oleh Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono, Selasa (20/10).
Ketua tim verifikasi dan validasi Marsma TNI Theresia Soepi S mengatakan, kegiatan verifikasi dan validasi merupakan bagian dari upaya untuk memastikan kesesuaian data, kondisi faktual di lapangan serta kesiapan pelaksanaan program KDKMP sesuai dengan ketentuan dan sasaran yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan kegiatan Verval diharapkan dapat memberikan gambaran yang akurat mengenai perkembangan program KDKMP di wilayah Kodim 0820/Probolinggo. “Sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala dan permasalahan yang dihadapi di lapangan sebagai bahan evaluasi dan tindak lanjut bagi satuan terkait,” kata Marsma TNI Theresia Soepi S.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Marsma TNI Theresia Soepi S menambahkan, perlu adanya koordinasi dan kerja sama yang baik antara tim verifikasi dan validasi (Verval) Mabes TNI, Kodim 0820/Probolinggo, Pemerintah Daerah serta unsur terkait lainnya guna mendukung kelancaran kegiatan dan kelengkapan data yang dibutuhkan.
“Verifikasi dan validasi ini menyasar kesesuaian dokumen administrasi dengan kondisi fisik bangunan, sarana serta prasarana di lapangan dan
hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa KDKMP di wilayah Kodim 0820/Probolinggo dinilai telah siap beroperasi untuk mendukung kesejahteraan masyarakat desa,”ujarnya.
Sementara Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono mengungkapkan Verval dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih agar tidak hanya terbentuk secara kelembagaan, tetapi mampu berkembang menjadi penggerak ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
Proses verifikasi dan validasi memiliki fungsi lebih luas dibandingkan sekadar mencocokkan data administrasi. Hasil verifikasi diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi riil masing-masing koperasi.
Dengan mengetahui kondisi tersebut maka dapat memetakan potensi sekaligus kebutuhan setiap KDKMP. “Berbagai persoalan atau tantangan yang dihadapi koperasi di masing-masing wilayah juga dapat menjadi bahan dalam menentukan langkah pembinaan berikutnya,” terangnya.(Erd/Reb)






