PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Kapolres Probolinggo Kota AKBP Lucky Permana Putra yang diwakili Wakapolres Kompol Wiwin Rusli menghadiri apel peringatan Hari Santri Nasional 2026 di halaman Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo. Kehadiran jajaran kepolisian ini menjadi bentuk dukungan sekaligus upaya memperkuat kerja sama antara Polri, ulama, santri, dan pemerintah daerah.
Apel dengan tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” tersebut digelar pada Kamis (22/10/2026) pagi, mulai pukul 07.00 hingga 08.15 WIB. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti sekitar 100 peserta yang terdiri dari perwakilan santri pondok pesantren se-Kota Probolinggo serta sejumlah instansi terkait.
Dalam kegiatan tersebut, Kompol Wiwin Rusli hadir bersama jajaran Forkopimda dan tokoh dari berbagai sektor. Di antaranya Sekda Kota Probolinggo Budiono Wirawan, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lilik Setiyawan, Wakil Ketua I DPRD Abdul Mujib, Ketua Pengadilan Agama Achmad Fausi, Hakim PN Carisma Gagah, serta Danramil 0820/01 Kanigaran Kapten Czi Bagus Handoko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir Ketua MUI Kota Probolinggo Prof. KH Muhammad Sulthon, Ketua Tanfidziyah PCNU H. Arbai Hasan, Ketua Muhammadiyah Muhammad Dawam Ichsan, Ketua PITI Agus Rudianto Gofur, serta para pengasuh pondok pesantren dan pimpinan organisasi masyarakat (ormas) Islam.
Sebelum apel dimulai, Wakapolres Probolinggo Kota bersama jajaran Forkopimda menyerahkan santunan kepada anak yatim dan menyaksikan penampilan pencak silat dari Pagar Nusa. Suasana semakin khidmat saat pembacaan Ikrar Santri dan naskah Resolusi Jihad. Kegiatan kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu Mars Santri dan Ya Lal Wathon.
Kajari Kota Probolinggo Lilik Setiyawan yang bertindak sebagai pembina apel dalam amanatnya menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri menjadi momen penting untuk mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam merebut serta mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
Menurutnya, semangat perjuangan tersebut perlu menjadi inspirasi untuk menumbuhkan sikap disiplin, tanggung jawab, jujur, peduli terhadap sesama, serta menegakkan hukum dengan mengutamakan keadilan dan kemanusiaan.
“Melalui peringatan Hari Santri Nasional ini, mari kita perkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, TNI-Polri, para ulama, pondok pesantren, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, kita dapat mewujudkan masyarakat Kota Probolinggo yang religius, berkarakter, taat hukum, dan menjunjung tinggi persatuan bangsa,” kata Lilik dalam amanatnya, Kamis (22/10/2026).
Usai kegiatan, Wakapolres Kompol Wiwin Rusli yang mewakili Kapolres Probolinggo Kota AKBP Lucky Permana Putra mengatakan bahwa peringatan Hari Santri menjadi momen penting untuk semakin mempererat kerja sama antara kepolisian, ulama, dan lingkungan pesantren.
Ia menilai, santri memiliki peran penting dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap aman dan kondusif di Kota Probolinggo.
“Kehadiran kami mewakili Bapak Kapolres merupakan bentuk penghormatan atas jasa besar para ulama dan santri, sekaligus komitmen Polres Probolinggo Kota untuk terus bersinergi dengan pondok pesantren serta seluruh elemen masyarakat dalam merawat kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkas Kompol Wiwin Rusli. (*)






