Kunjungi Ponpes Nurul Jadid, Menteri Agama Dorong Pesantren Bangkitkan Semangat ‘Baitul Hikmah’

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, melakukan kunjungan silaturahim dan halalbihalal ke Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Jumat (17/04/2026). Kunjungan ini disambut hangat oleh Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid, KH Moh. Zuhri Zaini.

 

Dalam pertemuan tersebut, KH Moh. Zuhri Zaini menyampaikan apresiasi dan harapannya atas kehadiran Menteri Agama. Beliau juga menegaskan dukungannya terhadap pembentukan Direktorat Jenderal (Dirjen) Pesantren demi peningkatan perhatian pemerintah terhadap lembaga pendidikan Islam tersebut. Dalam sambutannya, Menteri Agama KH Nasaruddin Umar menyoroti peran historis pesantren sebagai lembaga pendidikan tertua di Indonesia sejak abad ke-13, yang ia ibaratkan sebagai penerus semangat Baitul Hikmah di Baghdad.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Tugas kita di pondok pesantren adalah mengembalikan Darul Hikmah yang ada di Baghdad. Semangat Nurul Jadid adalah membangkitkan kembali kejayaan ilmu pengetahuan seperti era keemasan Islam, di mana ulama tidak hanya menguasai agama, tetapi juga sains,” ujarnya.

 

Ia menekankan bahwa pesantren bukan sekadar lembaga dakwah, melainkan pusat pemberdayaan masyarakat dan ekonomi. Ia juga memuji kiprah santri yang telah tersebar luas dan mendorong agar pesantren dapat menjadi eksportir ulama yang membawa ajaran Islam yang moderat.

 

“Islam adalah agama dan ideologi terbuka. Mengajarkan Islam adalah mengajarkan cinta, bukan kebencian. Jangan mengajarkan Islam dengan membenci orang yang berbeda agama,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, KH Nasaruddin Umar berpesan agar para santri dan ulama tetap menjaga nilai-nilai kelembutan, tawadhu, istikamah, muru’ah, dan ikhlas, yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat saat ini. Ia juga mengingatkan agar para ulama tidak mengejar popularitas duniawi, melainkan fokus pada pengabdian.

 

“Tidak perlu populer di bumi, tapi jadilah ‘artis’ di langit,” pungkasnya.

 

Di akhir kunjungannya, Menteri Agama memohon doa restu agar dapat menjalankan amanah jabatannya hingga tuntas dengan membawa kemaslahatan bagi umat dan bangsa. (*)

Berita Terkait

DPRD Probolinggo Kritik PUPR-PKP: Anggaran Rendah, Izin Lambat, Investasi Harus Tertib
Musrenbang RKPD 2027 Digelar, DPRD Probolinggo Kawal Arah Pembangunan Daerah
Bahas LKPJ 2025, Serapan Anggaran Dispendukcapil dan Dinas Perpustakaan Disorot
Tinjau SRT 7 Kota Probolinggo, Komdigi Tekankan Internet Merata dan Aman bagi Siswa
Gemarikan di SDN Randutatah, Arumi Edukasi Gizi dan Cegah Stunting
Jaga Stabilitas, Koramil Kraksaan Melakukan Sidak Dan Monev Stok Dan Harga LPG 3 Kg
Soroti Etika Jurnalistik, Kader NasDem Kota Probolinggo Desak Klarifikasi dan Permintaan Maaf Tempo
DPRD Uji Kinerja Pemkot Probolinggo, LKPJ 2025 Mulai Dibedah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 17:44 WIB

DPRD Probolinggo Kritik PUPR-PKP: Anggaran Rendah, Izin Lambat, Investasi Harus Tertib

Jumat, 17 April 2026 - 17:39 WIB

Kunjungi Ponpes Nurul Jadid, Menteri Agama Dorong Pesantren Bangkitkan Semangat ‘Baitul Hikmah’

Jumat, 17 April 2026 - 17:15 WIB

Musrenbang RKPD 2027 Digelar, DPRD Probolinggo Kawal Arah Pembangunan Daerah

Jumat, 17 April 2026 - 17:01 WIB

Bahas LKPJ 2025, Serapan Anggaran Dispendukcapil dan Dinas Perpustakaan Disorot

Kamis, 16 April 2026 - 21:56 WIB

Tinjau SRT 7 Kota Probolinggo, Komdigi Tekankan Internet Merata dan Aman bagi Siswa

Berita Terbaru