google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Sorotan Tajam PDI Perjuangan atas Defisit dan Proyeksi Pendapatan R-APBD 2026 Kota Probolinggo

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Pembahasan R-APBD Kota Probolinggo Tahun Anggaran 2026 memasuki tahap pemandangan umum fraksi. Dalam rapat paripurna yang digelar Rabu malam (19/11/2025), Fraksi PDI Perjuangan menekankan pentingnya optimalisasi pendapatan daerah serta penguatan layanan publik yang berpihak pada masyarakat. Rapat paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD itu dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Supriyanto, mewakili PDI Perjuangan, menjadi pembicara pertama yang menyampaikan pemandangan umum terhadap rancangan APBD 2026.

Menyoroti Postur Pendapatan dan Belanja
Dalam penjelasannya, ia memaparkan beberapa catatan strategis terkait struktur pendapatan dan belanja daerah. Berdasarkan Nota Keuangan yang telah disampaikan wali kota sehari sebelumnya, pendapatan daerah pada 2026 diperkirakan mencapai Rp938,581 miliar—yang terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp265,584 miliar serta pendapatan transfer dari pemerintah pusat dan antar daerah sebesar Rp672,996 miliar.

Sementara itu, belanja daerah tercatat sebesar Rp987,856 miliar. Perbedaan antara pendapatan dan belanja tersebut menimbulkan defisit Rp49,275 miliar, yang rencananya akan ditutupi melalui Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun berjalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tindak Tegas Wajib Pajak dan Retribusi
Di hadapan forum, PDI Perjuangan menyoroti hambatan yang menyebabkan realisasi PAD belum maksimal. Fraksi meminta pemerintah kota menjelaskan langkah konkret untuk menangani wajib pajak dan wajib retribusi yang tidak patuh, termasuk mekanisme penegakan aturan serta koordinasi antarinstansi.
Fraksi menegaskan bahwa peningkatan PAD tidak bisa sekadar bertumpu pada pajak dan retribusi. Optimalisasi aset daerah, penguatan peran BUMD, digitalisasi layanan publik, serta penerapan sistem penghargaan dan sanksi dianggap perlu dilakukan untuk meningkatkan kinerja pendapatan.

Dana Transfer dan Pelayanan Publik
Dalam kesempatan itu, fraksi juga meminta penjelasan mengenai kesiapan pemerintah kota dalam memanfaatkan alokasi dana transfer tahun 2026. Termasuk upaya meningkatkan kualitas layanan publik, memperkuat program kesejahteraan masyarakat, dan memastikan efisiensi belanja sesuai arah kebijakan nasional.
PDI Perjuangan menilai pemerintah perlu memberi perhatian lebih pada risiko fiskal yang berpotensi muncul, seperti penurunan pendapatan transfer dari pusat serta tekanan inflasi, dan meminta penjelasan mengenai strategi mitigasi yang telah disiapkan.

Prioritas APBD: Kemiskinan, Kesehatan, Pengangguran
Fraksi menegaskan bahwa program prioritas dalam APBD 2026 harus diarahkan untuk menyelesaikan persoalan mendesak masyarakat, antara lain penanggulangan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan, serta pengurangan angka pengangguran.
Kelompok rentan termasuk masyarakat miskin, penyandang disabilitas, lansia, perempuan, dan anak ditekankan harus mendapat porsi perhatian dalam penyusunan anggaran.
PDI Perjuangan juga menyoroti perlunya analisis yang jelas terkait dampak anggaran terhadap layanan dasar, khususnya dukungan bagi guru ngaji, guru minggu, serta layanan kesehatan masyarakat.
Fraksi turut mendorong langkah konkret pemerintah dalam mewujudkan pendidikan gratis dan berkualitas, serta peningkatan kesejahteraan warga secara luas. Pemberdayaan kelurahan sebagai garda terdepan pelayanan publik juga menjadi sorotan penting dalam penyampaiannya.
“Penguatan kelurahan itu mutlak, agar kebijakan yang disusun pemerintah benar-benar tepat sasaran dan menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujar Supriyanto mengakhiri pemandangan umum fraksinya.

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB