PROBOLINGGO, Suarabayuangga.com – Puluhan Kontingen memeriahkan gelaran pawai budaya dalam rangka memeriahkan hari jadi ke 667 Kota Probolinggo tahun 2026. Mengambil start di halaman Kantor Wali Kota gelaran tahunan tersebut dibuka dengan tampilan kesenian jaran bodak.
Hadir dalam pawai budaya tersebut, diantaranya Wali Kota Aminuddin, Wakil Wali Kota Ina Dwi Lestari , jajaran forum kordinasi pimpinan daerah Kota Probolingg, Kepala organisasi perangkat daerah serta sejumlah tamu undangan.
Wali Kota Aminuddin menyampaikan, gelaran pawai budaya ini menampilkan kreativitas kearifan lokal, warisan budaya tak benda serta partisipasi dari berbagai instansi di Kota Probolinggo.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ribuan warga memadati sepanjang jalan protokol untuk menyaksikan puluhan kontingen yang menampilkan ragam busana adat, atribut batik khas daerah, tarian tradisional serta musik khas daerah,” kata Aminuddin.

Menurut Aminuddin, pawai budaya menjadi sarana untuk menampilkan kekayaan seni, tradisi serta kreativitas masyarakat Kota Probolinggo. Di dalamnya tercermin semangat gotong royong, keragamanmdan kebanggaan terhadap identitas budaya daerah.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi tontonan yang menghibur, tetapi juga menjadi tuntunan yang mengajarkan kepada kita semua tentang pentingnya menjaga, menghargai dan melestarikan warisan budaya bangsa,” ujarnya.
Wali Kota Aminuddin menambahkan, hari jadi Kota Probolinggo bukan sekadar momentum seremonial, tetapi merupakan wujud rasa syukur atas perjalanan panjang kota yang telah berusia 667 tahun. Usia yang menunjukkan kedewasaan, ketangguhan dan semangat.
Kegiatan ini juga memiliki nilai strategis dalam mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Pawai budaya menjadi daya tarik bagi wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah untuk mengenal lebih dekat potensi seni, budaya, kuliner, dan kerajinan masyarakat Kota Probolinggo.
“Selain memperkuat identitas dan kebanggaan terhadap budaya daerah, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,”ungkapnya.
Aminuddin juga memberikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan pawai budaya ini, khususnya jajaran pemerintah daerah, para sponsor, komunitas seni dan budaya serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi.
Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa keberhasilan membangun dan memajukan Kota tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. “Semoga sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat terus dipelihara dan dikembangkan dengan dukungan, kepedulian serta partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut Politisi Partai Gerindra ini berharap peringatan hari jadi ke 667 Kota Probolinggo dan pawai budaya ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan semangat kebersamaan serta meneguhkan komitmen kita dalam membangun Kota Probolinggo yang semakin maju, berbudaya, religius dan sejahtera.
“Mari kita wujudkan semangat “Probolinggo Kota bersolek” bukan hanya dalam wajah kota yang semakin indah dan nyaman tetapi juga dalam kehidupan masyarakat yang semakin rukun, maju, kreatif dan berbudaya,” tuturnya.(Erd/Reb)






