google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Revitalisasi Alun-alun Kota Probolinggo Terancam Molor, DPRD Catat Progres Minus 25 Persen

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Harapan warga Kota Probolinggo untuk menikmati suasana libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di kawasan alun-alun kota dipastikan belum terwujud. Proyek revitalisasi alun-alun dengan nilai anggaran lebih dari Rp8,57 miliar hingga kini masih belum selesai dikerjakan.

Fakta tersebut terungkap saat Komisi III DPRD Kota Probolinggo menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi proyek pada Sabtu (13/12/2025) siang. Sidak dilakukan bersama awak media dan dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Muchlas Kurniawan.

Namun, saat rombongan dewan tiba di lokasi, tidak satu pun pihak terkait tampak berada di area proyek. Baik kontraktor pelaksana, konsultan pengawas, maupun perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tidak ditemukan di lokasi. Para pekerja di lapangan pun mengaku tidak mengetahui keberadaan pihak-pihak tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komisi III memaklumi ketidakhadiran pejabat teknis karena sidak dilakukan pada hari libur aparatur sipil negara (ASN). Meski demikian, ketidaktahuan para pekerja mengenai kontraktor dan konsultan dinilai menjadi catatan tersendiri.

Berdasarkan pantauan di lapangan, pekerjaan revitalisasi masih berlangsung di sejumlah titik. Aktivitas yang masih dikerjakan meliputi pemasangan lantai granit pada trotoar yang mengelilingi alun-alun, penanaman pohon pengganti, serta pemasangan jalur dan lampu penerangan listrik.

Sementara itu, pekerjaan pemasangan U-Ditch sebagai saluran air hujan dan air permukaan di sekeliling kawasan dilaporkan telah rampung. Alat berat yang sebelumnya digunakan juga sudah tidak terlihat, menandakan pekerjaan konstruksi berat telah diselesaikan.

Sebagai informasi, proyek revitalisasi ini hanya menyasar area luar atau pinggiran alun-alun. Bagian dalam kawasan, termasuk area Pusat Jajanan Selera Rakyat (Pujasera) di sisi timur, tidak masuk dalam cakupan pembangunan.

Anggota Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Robit Riyanto, menyatakan dirinya tidak mengetahui adanya dugaan penggunaan material yang tidak sesuai spesifikasi teknis proyek. Ia mengaku belum pernah melihat dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Yang jelas, semen yang dipakai semen Gresik. Bahan-bahan yang digunakan produksi pabrik. Sampeyan bisa lihat sendiri di lapangan,” ujarnya.

Robit juga belum dapat memastikan apakah proyek Pembangunan Trotoar Pematusan Kawasan Alun-alun tersebut mampu diselesaikan tepat waktu. Ia menyebutkan bahwa batas akhir pekerjaan ditetapkan pada 29 Desember 2025.

“Sekarang tinggal sekitar dua minggu, sementara pekerjaan yang harus diselesaikan masih cukup banyak,” katanya.

Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mengaku kecewa karena proyek yang dibiayai melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2025 dinilai tidak berjalan sesuai rencana awal. Ia meminta pihak kontraktor segera menambah jumlah tenaga kerja untuk mengejar ketertinggalan progres.

Bahkan, Robit menegaskan bahwa kendala permodalan tidak bisa dijadikan alasan. Jika diperlukan, kontraktor diminta mencari pinjaman demi menyelesaikan pekerjaan. Ia juga menolak alasan cuaca sebagai faktor penghambat.

“Hujan jangan dijadikan alasan. Kontraktor sudah tahu risiko dan kendala di lapangan. Kalau tidak sanggup mengerjakan, seharusnya kontraknya tidak ditandatangani,” tegasnya.

Senada dengan itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Muchlas Kurniawan, menyampaikan bahwa progres revitalisasi alun-alun tercatat minus 25 persen per 7 Desember 2025.

“Itulah alasan kami turun langsung ke lapangan, untuk memastikan dan melihat progres pekerjaan. Dan memang benar, masih banyak pekerjaan yang belum selesai,” ujarnya.

Muchlas menjelaskan bahwa masa pelaksanaan pekerjaan tahap pertama (P1) akan berakhir pada penghujung Desember 2025. Dengan sisa waktu yang terbatas, ia pesimis proyek yang dikerjakan oleh CV Probolinggo Cemerlang dapat rampung sesuai jadwal, kecuali dilakukan upaya ekstra.

“Harus dikerjakan secara sporadis, menambah jumlah pekerja, serta bekerja siang dan malam,” katanya.

Untuk mengetahui penyebab pasti keterlambatan tersebut, Komisi III DPRD Kota Probolinggo berencana memanggil seluruh pihak terkait dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang dijadwalkan berlangsung pada Senin mendatang. Pihak yang akan dimintai klarifikasi meliputi kontraktor pelaksana, konsultan pengawas dan perencana, serta Dinas PUPR.

“Senin nanti akan kami panggil untuk RDP. Di awal proyek progresnya sempat positif. Karena itu kami ingin tahu, apa yang menyebabkan sekarang justru minus,” pungkas Muchlas.

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB