google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Polisi Tegaskan Video Viral Pelecehan Santriwati di Paiton Probolinggo, Terjadi Enam Bulan Lalu

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Video viral yang memperlihatkan seorang santriwati diduga menjadi korban pelecehan seksual di kawasan Jembatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, dipastikan bukan kejadian baru.

Kapolsek Paiton, Iptu Riyono menegaskan, peristiwa yang kini ramai beredar di media sosial itu terjadi sekitar enam bulan lalu.

“Setelah kami telusuri, kejadian itu memang benar ada. Tetapi itu kejadian lama, sudah sekitar enam bulan yang lalu,” ujar Riyono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penegasan itu disampaikan polisi menyusul ramainya video CCTV yang kembali beredar dan memicu keresahan masyarakat. Dalam rekaman tersebut, seorang santriwati tampak menjadi korban aksi eksibisionis seorang pria tak dikenal di kawasan jembatan arah Blok Gajahan, Paiton.

Meski videonya baru ramai dibicarakan publik, polisi memastikan insiden tersebut bukan peristiwa yang baru saja terjadi.

Riyono menjelaskan, hingga kini identitas pria yang melakukan aksi tidak senonoh tersebut masih belum diketahui. Namun polisi memastikan korban tidak mengalami kekerasan fisik.

“Korban tidak mengalami kekerasan. Pelaku hanya tiba-tiba memperlihatkan kemaluannya di depan korban,” imbuhnya.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar, korban saat itu berjalan kaki seorang diri melintasi jembatan dari arah barat menuju timur. Di saat bersamaan, seorang pria bermotor datang dari arah berlawanan.

Setelah berpapasan, pria tersebut mendadak menghentikan kendaraannya lalu melakukan aksi tidak senonoh dengan memamerkan alat vitalnya ke arah korban.

Korban yang terlihat panik langsung berlari menyelamatkan diri ke arah barat. Beruntung situasi sekitar lokasi masih ramai oleh aktivitas warga sehingga pelaku tidak sempat melakukan tindakan lebih jauh sebelum melarikan diri.

Video tersebut kini kembali viral di media sosial dan memicu kekhawatiran masyarakat, khususnya terkait keamanan perempuan dan anak saat berada di ruang publik. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB