google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Pihak Sekolah Buka Fakta Keseharian Siswa Probolinggo yang Meninggal Dunia

- Jurnalis

Jumat, 9 Januari 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Pihak SMA Negeri 4 Kota Probolinggo menyatakan duka cita mendalam atas meninggalnya salah satu peserta didik kelas X berinisial AFA (16).

Siswa tersebut sebelumnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di rumahnya yang berada di wilayah Kecamatan Kanigaran pada Rabu (7/1/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Almarhum diduga mengakhiri hidupnya akibat tekanan psikologis. Muncul dugaan awal bahwa faktor lingkungan sekolah turut berkontribusi terhadap kondisi mental korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi berbagai spekulasi tersebut, pihak sekolah melalui Humas, Ibu Neni, bersama perwakilan bidang kurikulum, Bapak Eko Marta, memberikan penjelasan terkait keseharian almarhum sekaligus meluruskan informasi yang beredar di media sosial, Jumat (9/1/26).

Selama sekitar enam bulan menempuh pendidikan di SMA Negeri 4 Kota Probolinggo, almarhum dinilai memiliki kepribadian yang positif di lingkungan sekolah.
“Almarhum adalah anak yang supel, mudah bergaul, ceria, dan sangat aktif,” ungkap pihak sekolah.

Hubungan sosialnya dengan teman-teman juga dinilai baik, terlihat dari keterlibatannya dalam sejumlah kegiatan organisasi sekolah.

Selain mengikuti kegiatan ekstrakurikuler wajib Pramuka, almarhum juga tercatat sebagai anggota aktif Paskibra (FRC).

Pihak sekolah menegaskan bahwa sepanjang masa belajarnya, almarhum tidak pernah tercatat melakukan pelanggaran tata tertib maupun masalah kedisiplinan lainnya.

Pada Senin sebelum kejadian, almarhum masih terlihat mengikuti aktivitas belajar seperti biasa dan bahkan sempat berfoto bersama teman-teman sekelasnya.

Namun keesokan harinya, Selasa, almarhum meminta izin untuk pulang lebih awal sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WIB dengan alasan kondisi kesehatan yang kurang baik.

Setelah tidak masuk sekolah pada Rabu dengan keterangan sakit, pihak sekolah kemudian menerima kabar duka yang mengejutkan seluruh warga sekolah.

Pihak sekolah juga memberikan klarifikasi terkait isu perundungan yang ramai diperbincangkan di media sosial maupun pemberitaan.

Sekolah menegaskan memiliki komitmen tinggi terhadap pengawasan perilaku siswa di lingkungan pendidikan.

SMA Negeri 4 Kota Probolinggo juga menjadi satu-satunya sekolah di wilayah tersebut yang menerapkan Program Roots, sebuah program pencegahan perundungan dari Kemendikbudristek yang bekerja sama dengan UNICEF.

Atas pelaksanaan program tersebut, pihak sekolah bahkan sempat menerima undangan resmi ke Jakarta sebagai bentuk apresiasi.

“Kami memiliki Agen Perubahan Sekolah (APS) di setiap kelas untuk memastikan keamanan siswa dari perundungan,” ungkap Eko.

Pernyataan ini diperkuat oleh kesaksian ketua kelas almarhum yang menegaskan bahwa tidak ada praktik perundungan yang menimpa almarhum di lingkungan kelas.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Zainal Arifin, menyampaikan kepada wartawan bahwa penyidik telah memeriksa empat saksi utama dalam perkara tersebut.

Para saksi yang dimintai keterangan terdiri dari pelapor, dua anggota keluarga almarhum, serta wali kelas almarhum.

“Berdasarkan keterangan saksi, fakta yang mengarah pada dugaan bullying belum kami temukan. Sebaliknya, korban dikenal sebagai sosok yang ramah, supel, dan aktif dalam berorganisasi di sekolahnya,” jelas AKP Zainal Arifin, Jumat (9/1/2026).

 

Penulis: Uswah

Editor: Us

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB