Probolinggo, Suarabayuangga.com
Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kota Probolinggo menggelar bakti sosial. Kegiatan yang dipusatkan di RSUD Ar Rozy Kota Probolinggo, Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
Wali Kota Amunddin mengatakan, kemerdekaan harus dimaknai sebagai kedaulatan. Semangat tersebut perlu diwujudkan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam penyelenggaraan pelayanan publik dan pengelolaan fasilitas kesehatan. “Kita masih jauh dari berdaulat, berdaulat dalam segi apa pun, sehingga implementasi manajerial juga harus diperbaiki,”kata Amunddin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Amunddin menekankan bahwa setiap sektor harus terus diarahkan menuju kedaulatan masing-masing agar Kota Probolinggo mampu memberikan sumbangsih melalui pelayanan publik yang semakin baik kepada masyarakat. “Semua hal harus menuju ke kedaulatannya masing-masing, sehingga Kota Probolinggo mampu memberikan sumbangsih pelayanan yang bagus di Kota Probolinggo, kami juga mendorong agar momentum peringatan kemerdekaan tidak terlalu banyak diisi kegiatan seremonial. “ Kegiatan seperti bakti sosial justru menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah karena manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat,” ungkapnya.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Probolinggo Intan Sudarmadi menyampaikan, bahwa bakti sosial merupakan bentuk kepedulian dan semangat gotong royong dengan orientasi pada peningkatan kesehatan, kepedulian sosial, serta pemberian manfaat langsung kepada masyarakat.
kegiatan bakti sosial tidak hanya ditujukan untuk memberikan pelayanan, tetapi juga menumbuhkan semangat nasionalisme, gotong royong, kepedulian sosial dan kemanusiaan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi dalam donor darah serta mendukung percepatan penurunan stunting melalui perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, serta tumbuh kembang anak. “Rangkaian kegiatan bakti sosial meliputi khitanan massal, donor darah, Gerakan Sigapro bersama ASN Peduli Stunting dalam mendukung Pekan GENTING Nasional, serta pemberian bingkisan bagi pasien yang melahirkan di fasilitas kesehatan pemerintah pada 17 Agustus 2026,” jelasnya.(Erd/Reb)






