PROBOLINGGO, Suarabayuangga.com
Pemerintah Kabupaten Probolinggo kembali mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sedang menghadapi musibah gempa bumi. Pengiriman bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas Pemkab Probolinggo terhadap sesama warga Indonesia.
Bantuan kemanusiaan yang dikirimkan meliputi mie instan, susu, malkist, snack, pampers balita, roti, masker, minyak goreng 1 lt, minyak goreng 2 lt, obat-obatan, sabun mandi batang, gula, beras, air mineral, biscuit, perlengkapan mandi serta paket sembako (minyak, gula dan beras 3 kg).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Probolinggo Anang Budi Yoelijanto mengatakan pengiriman bantuan kali ini merupakan yang kedua dilakukan Pemkab Probolinggo. Bantuan dihimpun dari kepedulian berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Probolinggo serta organisasi Wanita Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Probolinggo.
“Hari ini Pemerintah Kabupaten Probolinggo kembali untuk kedua kalinya mengirim bantuan kepada saudara-saudara kita yang sedang menerima ujian dari Allah SWT di NTT. Ini adalah bukti kepedulian Pemerintah Kabupaten Probolinggo dengan semangat Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.
Menurut Anang Budi Yoelijanto kepedulian tersebut semakin bermakna karena dilakukan dalam suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW. “Berbagai pihak di lingkungan Pemkab Probolinggo tergerak untuk berbagi dengan masyarakat NTT yang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
Dalam pengiriman kali ini, terdapat tiga kendaraan yang membawa bantuan hasil penggalangan kepedulian dari lingkungan Pemkab Probolinggo. Bantuan tersebut selanjutnya dikirim melalui BPBD Provinsi Jawa Timur untuk diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan di NTT.
“Yang dikirim hari ini ada tiga kendaraan hasil kepedulian dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo. Nantinya bantuan ini akan disalurkan melalui BPBD Provinsi Jawa Timur ke NTT bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan,” jelasnya.
Anang menjelaskan pengumpulan serta koordinasi bantuan dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat terbantu. Harapannya bantuan yang diberikan meskipun tidak seberapa dapat meringankan beban masyarakat NTT. Keikhlasan dalam membantu sesama juga menjadi bagian penting dari semangat kepedulian sosial masyarakat Kabupaten Probolinggo.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Probolinggo berdoa semoga apa yang sedikit kami berikan bagi saudara-saudara kami di NTT mampu membantu meringankan. Semoga apa yang kami berikan ini menjadi keberkahan tersendiri bagi teman-teman di lingkungan Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” terangnya.
Lebih lanjut Anang memastikan Pemkab Probolinggo masih membuka kesempatan bagi masyarakat maupun organisasi untuk terus memberikan dukungan kepada warga NTT. Sebab pemulihan pasca musibah membutuhkan waktu dan bantuan tidak cukup hanya diberikan dalam satu kali pengiriman.
“Ke depan Kabupaten Probolinggo melalui BPBD masih membuka peluang untuk peduli kepada saudara-saudara kita. Saya pikir masih cukup butuh waktu ke depan, sehingga saudara-saudara kita di NTT perlu dibantu, tidak hanya dengan doa tetapi juga dengan bantuan material,” tegasnya.
Anang juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Probolinggo untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Harapannya semangat gotong royong dapat terus dijaga, terutama bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
“Buat teman-teman di Kabupaten Probolinggo, luruskan niat dan buka hati. Mari kita ketuk hati kita masing-masing untuk membantu saudara kita. Tetap kuat dan semangat untuk saudara-saudara kami di NTT,” tuturnya.(Erd/Reb)






