google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Pagerwesi di Lereng Bromo: Saat Ilmu Dijaga, Iman Diperkuat di Pura Giri Mukthi

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Dingin lereng Bromo tak menyurutkan langkah umat Hindu Tengger Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Dalam balutan suasana khidmat, mereka memadati Pura Giri Mukthi, Dusun II, Rabu (8/4/2026), untuk merayakan Hari Raya Pagerwesi—sebuah momentum sakral memperkokoh benteng diri, antara ilmu dan spiritualitas.

Beberapa hari setelah gema doa Hari Saraswati yang melambangkan turunnya ilmu pengetahuan, kini umat kembali bersimpuh. Bukan sekadar merayakan, namun menjaga—agar ilmu yang telah diterima tidak rapuh, tidak menyimpang, dan tetap berada di jalan kebenaran.

Hari Raya Pagerwesi sendiri diperingati setiap 210 hari sekali. Secara filosofis, Pagerwesi berasal dari kata pager (pelindung) dan wesi (kuat)—sebuah simbol benteng kokoh yang melindungi manusia dari gelombang pikiran buruk dan godaan nafsu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah kepulan dupa dan lantunan doa, Ketua PHDI Desa Sapikerep, Rujiyanto, menegaskan makna mendalam perayaan ini.

“Hari ini umat Hindu Desa Sapikerep melaksanakan Pagerwesi di Pura Giri Mukthi. Ini bukan hanya ritual, tapi upaya memperkokoh iman (sradha) dan ilmu (widya), sekaligus melindungi diri dari pengaruh negatif serta menjaga keseimbangan antara pengetahuan dan spiritual,” ungkapnya.

Ia menggambarkan, Pagerwesi adalah kelanjutan tak terpisahkan dari Saraswati—dua mata rantai yang saling menguatkan dalam perjalanan spiritual umat.

“Kalau Saraswati adalah saat kita menerima ilmu, maka Pagerwesi adalah saat kita menjaga dan menguatkan ilmu itu dalam diri. Agar tidak hilang, tidak disalahgunakan,” tegasnya.

Makna yang sama juga disampaikan tokoh agama Hindu Desa Sapikerep, Alimikdin. Menurutnya, Pagerwesi adalah momentum memohon kekuatan lahir dan batin, sekaligus mempertebal keyakinan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

“Pagerwesi adalah benteng diri. Umat memohon kekuatan agar tetap teguh di jalan dharma, jalan kebenaran,” ujarnya.

Rangkaian ritual dijalankan dengan penuh kekhusyukan—mulai dari sembahyang di rumah hingga di pura, disertai persembahan banten sebagai wujud bhakti. Namun lebih dari itu, Pagerwesi menjadi ruang sunyi untuk merenung, mengoreksi diri, dan memperdalam ajaran agama.

Di tengah derasnya perubahan zaman, Pagerwesi hadir sebagai pengingat: bahwa ilmu tanpa iman dapat kehilangan arah. Dan di Pura Giri Mukthi, di kaki Bromo yang sakral, umat Hindu Tengger kembali meneguhkan satu hal—bahwa keseimbangan antara pengetahuan dan spiritual adalah benteng sejati kehidupan. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB