PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kota Probolinggo Tahun Anggaran 2025 menjadi momentum penting bagi DPRD untuk menilai efektivitas kinerja pemerintah daerah, tidak hanya dari sisi angka, tetapi juga dampaknya bagi masyarakat.
Anggota Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kota Probolinggo, Masda Putri Amelia, menegaskan bahwa tingginya realisasi anggaran belum tentu mencerminkan keberhasilan program jika tidak diikuti hasil nyata di lapangan.
“Indikator keberhasilan pemerintah daerah itu tidak hanya dilihat dari angka saja, misalnya realisasi mencapai 90 atau 100 persen. Tetapi, bagaimana pemerintah daerah bisa menjawab keluhan dan permasalahan yang ada di masyarakat melalui pelayanan yang maksimal,” ujarnya dalam rapat evaluasi di Gedung DPRD.
Masda mengakui, capaian kinerja pemerintah sepanjang tahun 2025 patut diapresiasi. Namun demikian, ia memberikan perhatian khusus pada ketepatan perencanaan serta realisasi program agar setiap anggaran yang dikeluarkan benar-benar memberikan manfaat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jangan sampai hanya sekadar menganggarkan saja, tapi dari segi output-nya tidak ada. Kita harus melihat apa yang menjadi program prioritas dan bagaimana realisasinya di lapangan,” tegasnya.
Ia menambahkan, evaluasi LKPJ ini harus dimanfaatkan sebagai bahan perbaikan ke depan. Menurutnya, hasil pembahasan tidak boleh berhenti sebagai laporan, melainkan harus menjadi dasar dalam menyusun kebijakan yang lebih baik.
“Evaluasi LKPJ 2025 ini harus menjadi pijakan kuat untuk tahun 2026 dan seterusnya, agar kesalahan yang sama tidak terulang,” lanjutnya.
Lebih jauh, Masda menjelaskan bahwa pembentukan Pansus LKPJ merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD untuk memastikan jalannya pemerintahan tetap transparan dan akuntabel.
“Kami di DPRD memiliki tanggung jawab terhadap kinerja dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, perbaikan ke depan menjadi fokus utama dalam proses evaluasi ini,” tutupnya.
Melalui pembahasan ini, DPRD Kota Probolinggo diharapkan dapat merumuskan rekomendasi strategis guna mendorong peningkatan kualitas pembangunan dan pelayanan publik di masa mendatang. (*)






