google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

LSM LIRA dan LSM LIHAT Kunjungi Keluarga Korban Kekerasan Seksual di Probolinggo, Desak Polisi Tangani Kasus Secara Serius

- Jurnalis

Sabtu, 29 November 2025 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Oplus_16908288

Suarabayuangga.com — Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur di Kota Probolinggo kembali menyita perhatian publik. Dua organisasi masyarakat, LSM LIRA dan LSM LIHAT, melakukan kunjungan ke rumah keluarga korban sebagai bentuk dukungan moral sekaligus desakan agar penegakan hukum berjalan maksimal, pada sabtu (29/11/2025) siang.

Dalam kunjungan tersebut, Walikota LSM LIRA Probolinggo, Louis Hariona, mengungkapkan keprihatinannya atas apa yang dialami korban. Ia menegaskan bahwa kasus ini harus mendapat atensi penuh dari aparat penegak hukum.

“Kami melakukan kunjungan keluarga korban, di mana telah dilakukan tindakan kekerasan terhadap anak di bawah umur. Kasus ini sudah dilaporkan ke Polres Probolinggo Kota. Tentunya kami prihatin dan hari ini kami datang memberikan dukungan moral kepada keluarga dan korban agar tetap semangat,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Louis menegaskan bahwa pihaknya berharap proses hukum berjalan cepat dan serius, apalagi kasus ini dinilai memiliki perhatian publik yang besar.

“Harapan kami, upaya hukum yang sudah dilakukan dan didampingi teman-teman dari LSM LIHAT segera ditangani serius oleh polisi. Ini kasus yang cukup atensi, sehingga perlu ditindaklanjuti cepat agar ada keadilan dan rasa aman,” tambahnya.

Ia juga menyoroti kondisi korban yang dinilai membutuhkan pendampingan mental dan sosial.

“Korban ini perlu hiburan, perhatian, dan pendampingan moril. Mentalnya harus diperhatikan. Ini kasus serius dan harus jadi perhatian hukum di Probolinggo,” tegasnya.

Selain itu, Louis turut menyinggung kondisi sosial keluarga korban yang disebut minim akses pendidikan.

“Miris rasanya ketika ada warga yang hanya berpendidikan SD, padahal pendidikan sampai SMA itu wajib. Ini di tengah kota, dekat stasiun, bukan daerah pinggiran. Dinas sosial dan pendidikan perlu memberi perhatian, termasuk melalui sekolah rakyat atau program paket A, B, dan C,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP LSM LIHAT Probolinggo, Agus Sugianto, memastikan proses hukum berjalan dan pihaknya terus berkoordinasi dengan kepolisian.

“Proses pelaporannya masih berjalan. Visumnya kemarin tengah malam, dan pihak kepolisian menyampaikan hari ini bisa keluar. Kami tinggal menunggu perkembangan dari Pak Kanit dan Kasat,” kata Agus.

Agus juga menyebut bahwa korban—yang berusia sekitar 16 tahun—didampingi orang tua dan lembaganya dalam proses hukum. Ia memastikan pendampingan dilakukan untuk mencegah trauma berkelanjutan pada korban.

“Karena masih di bawah umur, maka harus didampingi orang tua. Kami menjalankan fungsi pengawasan dan pendampingan hukum terhadap keluarga dan korban,” ujarnya.

Lebih jauh, Agus mengungkapkan adanya dugaan ancaman terhadap korban dari terduga pelaku maupun pihak lain.

“Diduga korban mendapatkan ancaman dari pihak pelaku dan kawan-kawannya. Kami akan koordinasi lebih lanjut dengan pihak kepolisian,” tambahnya.

Kedua lembaga ini sepakat bahwa kasus seperti ini harus menjadi alarm bagi Pemerintah Kota Probolinggo agar lebih serius memperhatikan persoalan sosial dan perlindungan anak.

“Kasus ini harus jadi perhatian pemerintah dan DPR. Kita perlu tahu apa yang dialami warga kota,” tegas Louis.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB