google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Lepas Penat Usai Lomba, Santri Nurul Jadid Perkuat Keakraban Lewat Gim Edukatif

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Setelah memeras keringat dalam kompetisi ketangkasan yang cukup menguras energi, ratusan santri Pondok Pesantren Nurul Jadid mengikuti sesi ice breaking dan gim edukatif di lapangan utama pesantren, Paiton, Probolinggo. Kegiatan ini dirancang untuk melepas penat sekaligus mengembalikan kesegaran fisik dan pikiran para santri.

 

Sesi penyegaran ini menjadi bagian tak terpisahkan dari manajemen aktivitas luar ruangan (outbound) yang diterapkan oleh pihak pesantren. Tujuannya adalah untuk menjaga keseimbangan emosional santri agar tetap ceria, bersemangat, serta terhindar dari kejenuhan setelah melewati rangkaian materi dan perlombaan yang padat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Perwakilan Panitia Pelaksana menjelaskan bahwa ice breaking bukan sekadar permainan biasa untuk mengisi waktu luang. Kegiatan ini diadakan secara terukur sebagai sarana relaksasi psikologis, melatih kefokusan kembali, serta menyuntikkan energi positif baru ke dalam jiwa setiap santri sebelum mereka kembali ke rutinitas klasikal.

 

Alasan mendasar di balik pemilihan aktivitas komunal ini adalah untuk meruntuhkan sekat-sekat kecanggungan dan membangun kedekatan emosional antar-santri dari berbagai latar belakang daerah. Melalui interaksi fisik yang seru dan penuh tawa, komunikasi interpersonal di antara mereka dapat mencair secara alami.

 

Berdasarkan pengamatan di lapangan, suasana riuh rendah penuh tawa langsung pecah saat instruktur mulai memandu gim berantai. Salah satu momen menarik terlihat ketika para santri yang mengenakan seragam putih-biru dan peci hitam tersebut diminta membentuk barisan melingkar lalu saling memijat bahu rekan di depannya secara bergantian.

 

Rona bahagia dan ekspresi penuh keakraban tampak jelas di wajah para santri saat mereka saling memberikan pijatan ringan di pundak teman sebaya. Aktivitas sederhana ini terbukti ampuh meredakan ketegangan otot punggung dan leher setelah sebelumnya mereka fokus berjongkok dan membungkuk saat mendirikan struktur pioneering.

 

Tidak hanya sekadar relaksasi fisik, instruktur juga menyisipkan instruksi-instruksi spontan yang melatih konsentrasi dan kecepatan respons motorik santri. Ketika instruktur meneriakkan kata kunci tertentu, para santri harus dengan sigap mengubah arah gerakan atau melakukan gerakan refleks terencana bersama kelompoknya.

 

Pihak pengasuh pesantren senantiasa menekankan bahwa persaudaraan (ukhuwah) di dalam lingkungan pesantren harus dirawat dengan berbagai pendekatan yang humanis dan menggembirakan. Melalui media gim kelompok ini, nilai-nilai saling menghargai, tenggang rasa, dan rasa senasib sepenanggungan tertanam secara halus.

 

Salah seorang santri peserta mengungkapkan rasa senangnya bisa mengikuti sesi penyegaran fisik ini bersama teman-teman satu kamarnya. Menurutnya, rasa lelah akibat terik matahari langsung sirna ketika bisa tertawa lepas bersama dan saling membantu memulihkan stamina melalui pijatan berantai tersebut.

 

Kegiatan penyegaran ini diakhiri dengan yel-yel penyemangat dan doa bersama sebelum para santri membubarkan diri dengan tertib. Dengan berakhirnya seluruh rangkaian acara, panitia berharap energi kebersamaan yang tercipta di lapangan ini dapat terus terbawa dalam aktivitas belajar dan beribadah sehari-hari di dalam pondok pesantren. (*)

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB