google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Brutal! Guru Ngaji di Kota Probolinggo Banting Murid Gara-gara Lecet di Mobil

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Jagat media sosial di Kota Probolinggo diguncang video kekerasan terhadap anak yang memperlihatkan aksi tak berperikemanusiaan seorang guru ngaji. Dalam rekaman singkat berdurasi 15 detik itu, pelaku tampak tanpa ragu menganiaya hingga membanting muridnya sendiri yang masih di bawah umur.

Aksi tersebut memicu gelombang kemarahan publik. Banyak pihak menilai tindakan pelaku sudah melampaui batas, terlebih dilakukan oleh sosok yang seharusnya menjadi panutan dan pendidik.

Peristiwa ini dipastikan bukan sekadar kabar viral. Laporan resmi telah masuk ke Polres Probolinggo Kota pada Kamis, 19 Maret 2026, yang diajukan oleh warga berinisial S.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data kepolisian, insiden kekerasan itu terjadi pada Senin malam, 9 Maret 2026 sekitar pukul 22.00 WIB, di sebuah musala di kawasan Triwung Kidul, Kecamatan Kademangan. Korban diketahui berinisial M.F.R., sementara terduga pelaku juga berinisial S, yang tak lain merupakan guru ngajinya.

Yang membuat publik semakin geram, pemicu kekerasan tersebut tergolong sepele. Korban disebut tidak sengaja menggores mobil milik pelaku saat bersepeda. Namun alih-alih diselesaikan secara bijak, pelaku justru meluapkan emosi secara brutal.

Kasatres PPA dan PPO Polres Probolinggo Kota, AKP Rini Ifo Nila, membenarkan identitas pelaku dan hubungan dengan korban.

“Benar, yang bersangkutan adalah guru ngaji korban. Kejadian bermula karena korban tidak sengaja menggores mobil saat bersepeda,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Saat ini, aparat kepolisian tengah mengintensifkan penyelidikan. Pemeriksaan terhadap korban, pelapor, dan sejumlah saksi telah dilakukan, disertai pengumpulan alat bukti untuk memperkuat proses hukum.

“Berikutnya kami akan melakukan pemeriksaan terhadap terlapor,” tegas Rini.

Sebagai bagian dari penyidikan, korban juga telah menjalani visum di RSUD dr. Saleh Kota Probolinggo. Kasus ini kini menjadi sorotan luas dan menunggu langkah tegas aparat penegak hukum. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB