PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Wali Kota Aminuddin terlihat turun langsung untuk membersihkan area alun-alun bersama jajaran pemerintah daerah dan para lansia. kegiatan bersih-bersih tersebut menjadi bagian dalam memperingati hari lanjut usia nasional.
Kepala Dinkes PPKB Kota Probolinggo Intan Sudarmadi menyampaikan bahwa tantangan yang dihadapi lansia saat ini masih cukup besar, terutama terkait kesehatan dan kemandirian. Berdasarkan data tahun 2026 jumlah lansia di Kota Probolinggo mencapai 33.541 orang.
Dari jumlah tersebut sebanyak 3.470 orang telah mengikuti program cek kesehatan gratis dengan capaian tingkat kemandirian lansia sebesar 80,66 persen atau 2.799 orang sementara 18,18 persen lainnya masuk kategori ketergantungan ringan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya upaya preventif dan promotif untuk menjaga kesehatan lansia melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, keluarga, serta berbagai pihak terkait. Peringatan hari lanjut usia nasional menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kesehatan lansia.
“Penguatan koordinasi lintas sektor, integrasi program Germas dan Posyandu, serta optimalisasi layanan kesehatan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup dan kemandirian lansia di Kota Probolinggo,” kata Intan Sudarmadi.
Sementara Wali Kota Probolinggo Aminuddin menegaskan bahwa menjaga kesehatan dan kebahagiaan lansia merupakan tanggung jawab bersama. Lansia harus tetap semangat, sehat, mandiri, berguna dan bahagia.
Kunci utama di usia lanjut adalah menjaga kesehatan tetap aktif bersosialisasi, serta memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah disediakan pemerintah.”Kami berharap para lansia dapat menikmati usia yang panjang, penuh keberkahan, dan tetap produktif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak para lansia untuk memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang telah disiapkan Pemerintah Kota Probolinggo termasuk layanan Klinik Lansia yang memberikan pelayanan khusus pada akhir pekan.
Terkait kerja bakti di kawasan alun-alun, Aminuddin menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Bersolek yang bertujuan mempercantik wajah kota sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan fasilitas publik.
Kebersihan kota tidak cukup hanya dilakukan pemerintah tetapi membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat. Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan contoh nyata bahwa fasilitas umum adalah milik bersama yang harus dijaga dan dirawat. “Harapannya tidak hanya bersih hari ini, tetapi juga tercipta kesadaran agar tidak kembali kotor di kemudian hari,” pungkasnya. (Rbd)






