google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Berikan Manfaat Serta Dukung Kelancaran Program MBG, DPC GAPEMBI Prioritaskan Pengawasan Dan Keamanan

- Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksanaan audensi antara Pemerintah Kota Probolinggo dengan DPC GAPEMBI

Pelaksanaan audensi antara Pemerintah Kota Probolinggo dengan DPC GAPEMBI

PROBOLINGGO, Suarabayuangga.com

DPC GAPEMBI Kota Probolinggo menggelar audiensi bersama Wali Kota Probolinggo untuk menyampaikan sejumlah masukan dan persoalan yang dihadapi mitra pelaksana program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lapangan. Upaya  tersebut sebagai langkah nyata memperkuat sinergitas dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis khususnya di wilayah Kota Probolinggo.

Wali Kota Probolinggo Aminuddin menyambut baik audiensi tersebut. Orang nomor satu dijajaran Pemkot Probolinggo tersebut berharap organisasi yang baru terbentuk tersebut dapat segera solid dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran program makanan bergizi di Kota Probolinggo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program MBG yang berjalan baik diharapkan turut mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan kualitas sumber daya manusia di Kota Probolinggo. “Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045 sebagaimana yang telah dicanangkan Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.

Penasehat DPC GAPEMBI Kota Probolinggo Abdul Haris mengatakan, bahwa kehadiran GAPEMBI diarahkan untuk mendukung program pemerintah sekaligus memberikan kontribusi positif  bagi para pengusaha lokal. Ini arahnya untuk melaksanakan program pemerintah sesuai dengan yang diharapkan Presiden Prabowo memberikan kontribusi yang positif bagi masing-masing pengusaha yang ada di Kota Probolinggo.

“Kami menekankan kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha bukan bertujuan mematikan usaha yang sudah ada, melainkan memberikan arahan agar seluruh pihak dapat bersama-sama membangun dan dan menyukseskan program MBG,” ungkapnya.

Ketua DPC GAPEMBI Kota Probolinggo Nur Fathur Rahman menyampaikan bahwa audiensi tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi untuk mempercepat kolaborasi dan sinergi dalam menyukseskan program MBG. “Alhamdulillah hari ini kami diterima oleh Bapak Wali Kota Probolinggo. Audiensi ini sebagai bentuk komitmen kami dalam rangka akselerasi kolaborasi dan sinergi untuk suksesnya program MBG yang ada di Kota Probolinggo,” ungkapnya.

Sementara Dewan Pakar DPC GAPEMBI Kota Probolinggo Louis Hariona menyoroti pentingnya pengawasan kualitas makanan, kandungan gizi, pengelolaan limbah, serta sosialisasi kepada masyarakat. Menurutnya, aspek keamanan pangan harus menjadi perhatian serius agar tidak terjadi persoalan yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap program MBG.

Louis juga mendorong adanya penelitian dan pengambilan sampel secara berkala untuk memastikan kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat. “Yang menjadi persoalan utama di tengah masyarakat adalah jangan sampai keracunan menjadi persoalan. Perhatian kita terhadap kandungan kalori juga harus serius,” jelasnya.

Louis menilai limbah dari pelaksanaan MBG dapat dikaji lebih lanjut agar memiliki nilai ekonomi. Dengan penelitian yang tepat, limbah tersebut berpotensi diolah menjadi pupuk organik dan pada akhirnya dapat mendukung ketahanan pangan di Kota Probolinggo. Pria berpostur tinggi tegap tersebut juga menekankan pentingnya keterlibatan pemerintah dalam sosialisasi MBG. Selama ini informasi negatif mengenai program tersebut lebih banyak beredar di masyarakat sehingga perlu ada komunikasi publik yang lebih aktif untuk menjelaskan manfaat dan mekanisme pelaksanaan MBG.

GAPEMBI juga mendorong agar bahan baku program MBG sebanyak mungkin melibatkan produk lokal. Dengan penguatan pemasok lokal, keberadaan dapur MBG di Kota Probolinggo diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat dan pelaku usaha setempat. Audiensi tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Dengan sinergi yang baik, program MBG diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi penerima manfaat, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian lokal serta mendukung lahirnya sumber daya manusia Kota Probolinggo yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Untuk diketahu i DPC GAPEMBI Kota Probolinggo juga  menyampaikan lima poin utama yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah daerah agar pelaksanaan MBG berjalan lebih optimal. Pertama terkait perizinan dan administrasi yang dinilai masih lambat atau belum jelas, khususnya mengenai Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), serta sejumlah persyaratan teknis lainnya.

GAPEMBI berharap adanya toleransi maupun diskresi dalam batas ketentuan yang berlaku agar proses pengurusan tidak menyulitkan para mitra. GAPEMBI juga meminta kejelasan mengenai sertifikat halal, penyelia halal, serta mekanisme kerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Kedua, mengenai ketersediaan pemasok lokal yang belum stabil. Kondisi tersebut membuat kualitas dan harga bahan baku, terutama buah-buahan segar, kerap berubah. GAPEMBI menyebut telah melakukan survei di Pasar Gotong Royong (GR) dan Pasar Niaga sebagai bahan masukan untuk mencari solusi penguatan rantai pasok lokal.

Ketiga, GAPEMBI menyoroti koordinasi antar-OPD yang dinilai masih perlu diperkuat. Mitra MBG selama ini harus berhubungan dengan sejumlah instansi secara terpisah untuk mengurus berbagai izin dan rekomendasi. Karena itu, GAPEMBI mengusulkan adanya layanan satu pintu khusus perizinan MBG, seperti konsep pelayanan pada Samsat.

Keempat, diperlukan pendampingan teknis bagi mitra maupun Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar seluruh standar Badan Gizi Nasional (BGN) dapat dipenuhi tanpa menghambat operasional. GAPEMBI juga berharap satuan tugas lebih intensif turun ke lapangan, termasuk melakukan pemantauan terhadap kondisi lingkungan.

Kelima, menyangkut persepsi dan informasi di tengah masyarakat. GAPEMBI menilai perlu adanya sosialisasi yang lebih masif untuk meluruskan kesalahpahaman terkait program MBG. Untuk itu, keterlibatan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Pemkot Probolinggo dinilai penting dalam membangun branding serta kampanye mengenai manfaat MBG.(Lsh/Reb)

 

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB