google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Aset Pemkot Yang Disewakan, Dipertanyakan DPRD Kota Probolinggo

- Jurnalis

Rabu, 30 April 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com – Aset Pemerintah Kota Probolinggo yang disewakan, dipertanyakan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kekurangan SDM jadi alasan pemkot.

 

Pembahasan aset Pemkot Probolinggo ini dipertanyakan oleh Anggota Fraksi PPP Robit Riyanto saat rapat banggar. Ia bertanya seperti apa nasib aset Pemkot yang berada di Kelurahan Kedungasem, disewakan oleh Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPKK) Kota Probolinggo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Ini kan disewakan ya. Berapa tahun? Lalu seperti apa pembayarannya yang masuk ke PAD,” tanyanya.

 

Sekertaris DPKPP Kota Probolinggo Trillya Yuliana mengatakan aset pemkot tersebut disewa Rp 42 juta pertahun.

 

“Perjanjiannya dengan penyewa sampai lima tahun. Dari tahun 2024 sampai tahun 2028 nanti,” katanya.

 

Anggota Banggar Fraksi Golkar Mukhlas Kurniawan kemudian bertanya, apa alasan pemkot menyewakan tanah aset.

 

“Yang perlu ditanyakan disini adalah kenapa kemudian disewakan. Apa alasan urgen pemkot menyewakan tanah aset? Kenapa tidak dikelola sendiri,” ucapnya.

 

Trillya menjawab, ada berbagai pertimbangan. Salah satunya, kurang SDM yang dimiliki oleh DPKPP sebagai pengelola.

 

“Selain itu untuk pengelolaannya, membutuhkan biaya yang sangat besar,” jawabnya.

 

Muhklas mengatakan jika pemkot beralasan demikian maka seluruh tanah aset akan disewakan.

 

“Kalau kita beralasan seperti itu, maka semua aset seharusnya disewakan. Terus apa kerjanya pemkot dong? Aset awalnya dikelola lalu disewakan,” katanya.

 

Terlebih, lanjut Mukhlas, DPKPP sering melakukan pembinaan seperti pembuatan pakan hewan dan lainnya. Namun, untuk mengelola aset pemkot disebut tidak mampu.

 

“Kalau masyarakatnya dibina, kenapa diri sendirinya gak mampu?” ucapnya.

 

Fenomena ini menjadi sorotan bagi DPRD kepada Pemkot Probolinggo. Mukhlas menyarankan agar Pemkot tidak gampang menyewakan tanah aset.

 

“Kalau dikelola sendiri kan kita bisa tahu seperti apa keuntungan dan kerugian. Jadi yang masuk di PAD juga jelas,” tandasnya.(Red)

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB