google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Aksi Jambret Sore Hari di Bantaran Probolinggi Gagal Total, Satu Pelaku Sembunyi di Rumah Warga, Satu Benjut Di Massa

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Aksi dua penjambret yang mengincar seorang pelajar perempuan di jalan sepi wilayah Kecamatan Bantaran, Kabupaten Probolinggo, berakhir tragis. Setelah berhasil merampas ponsel korban, keduanya justru menjadi buruan warga. Satu pelaku ditangkap di lokasi, sementara seorang lainnya sempat kabur dan bersembunyi di rumah warga sebelum akhirnya diciduk polisi.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB di Jalan Raya Dusun Triwung, Desa Tempuran, Kecamatan Bantaran.

Korban, Nurul Maofiroh (20), seorang pelajar asal Desa Kropak, saat itu sedang mengendarai sepeda motor seorang diri dari arah selatan. Tanpa disadari, gerak-geriknya telah diincar dua pria yang membuntutinya menggunakan sepeda motor Honda Beat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum kejadian, korban menyimpan telepon genggam Oppo A5 miliknya di laci depan sebelah kanan sepeda motor. Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku.

Saat melintas di depan sebuah pom mini, kedua pelaku tiba-tiba memepet motor korban. Dalam hitungan detik, pelaku yang dibonceng menjulurkan tangan dan merampas ponsel yang berada di laci motor.

Korban yang kaget tak memilih pasrah. Dengan keberanian yang luar biasa, ia langsung memutar gas mengejar pelaku sambil berteriak keras, “Maling… maling…!”

Teriakan itu memecah suasana sore di kawasan tersebut. Warga yang mendengar langsung keluar rumah dan ikut melakukan pengejaran. Panik dikejar massa dari berbagai arah, laju pelaku akhirnya terhenti.

 

Amarah warga yang geram dengan maraknya aksi kejahatan jalanan membuat kedua pelaku tak berkutik. Salah satu pelaku berhasil diamankan warga di lokasi, sementara rekannya melarikan diri. Namun pelariannya tidak berlangsung lama.

Kapolsek Bantaran AKP Agus Eko Widodo mengatakan pihaknya segera bergerak setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai adanya pelaku penjambretan yang diamankan warga.

“Awalnya warga mengamankan satu orang. Setelah anggota melakukan penyelidikan dan olah TKP, diketahui pelakunya ada dua orang,” ujar AKP Agus Eko Widodo, Senin (15/6/2026).

Pelaku kedua sempat membuat petugas melakukan pencarian. Ia diketahui bersembunyi di salah satu rumah warga untuk menghindari kejaran massa dan polisi.

“Yang satu sempat kabur dan bersembunyi di rumah warga. Karena ternyata dia warga sekitar dan dikenal masyarakat, akhirnya keberadaannya cepat diketahui dan berhasil diamankan,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku diduga sengaja berkeliling mencari sasaran empuk di lokasi yang relatif sepi. Korban perempuan yang berkendara sendirian menjadi target utama mereka.

“Mereka mencari tempat yang sepi. Korbannya rata-rata perempuan yang mengendarai sepeda motor sendirian. Barang yang diambil biasanya berada di tas atau di laci depan motor,” jelas Kapolsek.

Polisi mengamankan dua pelaku, yakni Aldi (24), warga Desa Kramatagung, Kecamatan Bantaran, dan Misbahul Munir (26), warga Desa Kerpangan, Kecamatan Leces.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat bernomor polisi DK 3468 FL yang digunakan saat beraksi serta ponsel Oppo A5 milik korban.

Kini, aksi nekat yang mereka lakukan di penghujung sore itu harus dibayar mahal. Keduanya telah ditahan dan menjalani proses hukum lebih lanjut atas dugaan pencurian dengan kekerasan (curas).

Beruntung dalam kejadian tersebut korban tidak mengalami luka serius. Namun keberanian korban berteriak meminta pertolongan dan cepatnya respons warga menjadi kunci gagalnya aksi jambret yang nyaris sempurna tersebut. Di tangan warga dan polisi, pelarian kedua pelaku akhirnya berakhir hanya beberapa jam setelah kejahatan itu terjadi. (*)

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB