PROBOLINGGO, Suarabayuangga.com
Bupati Probolinggo Mohammad Haris meminta dilakukan audit menyeluruh terhadap kasus pelayanan di rumah sakit yang menjadi perhatian masyarakat. Audit tersebut diperlukan untuk memastikan duduk perkara sekaligus mengetahui ada atau tidaknya persoalan dalam pelayanan maupun penerapan standar operasional prosedur (SOP). Hal tersebut disampaikan Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.
Bupati Haris mengatakan setiap persoalan yang menjadi viral di media sosial (medsos) harus dikaji secara objektif. Pemerintah tidak boleh langsung mengambil kesimpulan tanpa mengetahui kronologi dan fakta yang sebenarnya terjadi. “Apapun yang viral itu harus kita kaji. Apa yang terjadi sebenarnya? Apakah memang pelayanan yang lemah, ada persoalan dengan tenaga medis, SOP yang tidak benar atau ada hal-hal lain. Itu yang harus diluruskan,” kata Bupati Haris.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Haris menyampaikan bahwa pihaknya telah meminta penjelasan terkait tenaga medis yang bertugas saat kejadian termasuk perawat dan dokter. Saya meminta seluruh pihak memberikan keterangan secara terbuka agar persoalan dapat diketahui secara utuh dan penjelasan yang jelas menjadi penting untuk mencegah berkembangnya persepsi negatif di tengah masyarakat. Terlebih, kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit merupakan hal yang sangat penting dalam pelayanan kesehatan.”Kalau ini kemudian tidak dijabarkan dengan jelas di masyarakat, persepsi buruk ini tidak akan meluruskan apa yang sebenarnya terjadi, kalau rumah sakit sudah kehilangan kepercayaan, membangkitkan kembali kepercayaan masyarakat itu tidak mudah, sangat tidak mudah,”ujarnya.
Bupati Haris mengatakan dirinya juga telah menghubungi pihak keluarga pasien sebelum datang untuk memperoleh informasi mengenai kronologi kejadian dari sisi keluarga. Keterangan tersebut kemudian akan dicocokkan dengan penjelasan dari pihak rumah sakit. Kami meminta proses pemeriksaan melihat seluruh rangkaian kejadian, mulai dari kondisi pasien ketika datang, penanganan yang diberikan, penerapan SOP hingga kondisi pasien beberapa hari setelah mendapatkan pelayanan. “Saya ingin memastikan bagaimana pasien datang dalam keadaan seperti apa, kondisinya seperti apa, ditanganinya seperti apa, SOP-nya seperti apa, sampai empat hari kemudian bisa meninggal itu bagaimana ceritanya,” ungkapnya.
Bupati Haris menegaskan belum akan mengambil keputusan terkait kasus tersebut sebelum hasil audit selesai,keputusan yang terburu-buru berpotensi merugikan pihak yang sebenarnya tidak bersalah. Saya tidak akan pernah memutuskan apa pun saat ini karena ini akan fatal. Saya punya tanggung jawab besar kalau saya salah memutuskan, kemudian yang tidak bersalah saya putuskan bersalah karena saya ceroboh dalam mengambil keputusan, ini juga akan menjadi persoalan.
Saya meminta jajaran manajemen dan tenaga medis menjadikan berbagai keluhan masyarakat sebagai bahan evaluasi. Ia juga akan meminta laporan setelah audit selesai dan melakukan pengecekan lanjutan terhadap hasil pemeriksaan tersebut. Intinya saya ingin evaluasi besar,pelayanan diperbaiki. Teman-teman manajemen dan dokter-dokter itu dijadikan acuan untuk memperbaiki semua.
Bupati Haris memastikan kepada masyarakat bahwa Pemerintah Kabupaten Probolinggo akan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan rumah sakit. Rumah sakit milik pemerintah memiliki tugas utama memberikan pelayanan kepada masyarakat, bukan berorientasi pada keuntungan.“Ke depan pelayanan di rumah sakit ini harus semakin baik, itu mutlak dilakukan karena rumah sakit ini tugas utamanya melakukan pelayanan kepada masyarakat apa pun keadaannya,” jelasnya.(Erd/Reb)






