Suarabayuagga.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Bromo tak hanya membakar hamparan vegetasi, tetapi juga sempat mendekati sejumlah titik pemantauan aktivitas gunung api. Meski berada di tengah area yang terdampak kebakaran, seluruh kamera dan perangkat Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bromo dipastikan masih aman dan berfungsi normal.
Kepala Pos PGA Gunung Bromo, Wahyu Andrian Kusuma, mengatakan api sempat melintas di sekitar beberapa stasiun pemantauan. Vegetasi yang berada di sekitar perangkat terbakar hingga menyisakan permukaan lahan yang menghitam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, kobaran api tidak sampai mengenai peralatan utama yang digunakan untuk memantau aktivitas Gunung Bromo.
“Seluruh kamera pantau selamat dari kebakaran. Sampai sekarang terkoneksi semuanya,” kata Wahyu, Jumat (14/8/2026).
Salah satu lokasi yang sempat berada di tengah kepungan api adalah stasiun pemantauan P30. Kebakaran menghanguskan vegetasi di sekitar stasiun tersebut. Meski demikian, perangkat pemantauan tetap dalam kondisi aman.
“P30 kemarin juga kelewatan. Sekelilingnya terbakar, tapi station aman,” ujarnya.
Ancaman serupa juga terjadi di titik pemantauan kawasan Seruni Point. Api membakar area di sekitar lokasi hingga menyisakan bekas terbakar. Akan tetapi, perangkat PGA yang berada di titik tersebut tidak mengalami kerusakan.
“Spot pertama yang kebakar, alhamdulillah aman juga. Sekeliling hitam, tapi alhamdulillah alat selamat,” ungkap Wahyu.
Menurut dia, keamanan perangkat tidak hanya terjadi pada kamera. Kabel yang menjadi bagian dari sistem pemantauan juga berhasil terhindar dari kobaran api.
Hingga Kamis (13/8/2026), seluruh sistem masih terhubung dengan baik. Kamera dan perangkat pendukung tetap dapat mengirimkan informasi untuk kebutuhan pemantauan aktivitas Gunung Bromo.
“Alhamdulillah kabel-kabel juga selamat, tidak ada yang kebakar. Alat masih online semua untuk saat ini,” jelasnya.
Tetap aktifnya sistem pemantauan tersebut menjadi bagian penting dalam pengawasan Gunung Bromo, terlebih ketika kebakaran masih menjadi ancaman di sejumlah kawasan. Melalui perangkat tersebut, petugas dapat mengamati kondisi gunung dan wilayah di sekitarnya tanpa harus berada langsung di lokasi.
Wahyu menegaskan, sampai saat ini tidak ada gangguan terhadap sistem pemantauan PGA Bromo. Seluruh kamera dan perangkat yang terpasang masih aktif sehingga aktivitas Gunung Bromo tetap dapat dipantau di tengah situasi karhutla.






