PROBOLINGGO – Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri, mengajak para relawan dan pengelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mengutamakan kualitas dan keamanan pangan yang diberikan kepada para penerima manfaat.
Hal itu disampaikan AKBP Rico Yumasri saat kegiatan bersama Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI). Ia menekankan bahwa setiap relawan harus memiliki rasa tanggung jawab tinggi dalam menyiapkan makanan, seolah-olah makanan tersebut diberikan kepada anak sendiri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Relawan harus menyajikan makanan dengan penuh kepedulian, seperti memberi konsumsi kepada anaknya sendiri. Dengan begitu, kualitas, kebersihan, dan kandungan gizi makanan akan benar-benar diperhatikan,” ujar AKBP Rico.
Selain itu, Polres Probolinggo Kota bersama GAPEMBI juga memperkuat sinergi dalam pola pengawasan di lapangan guna memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Pengawasan meliputi proses pengolahan makanan, distribusi, hingga memastikan makanan yang diterima anak-anak aman, sehat, dan bergizi,” imbuhnya
Kolaborasi antara kepolisian dan GAPEMBI diharapkan mampu mendukung keberhasilan program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi generasi muda.
“Kita juga akan fokus kepada para suplayer yang benar – benar mengutamakan kualitas bahan makanan, dan jangan sampai main – main mencari untung dengan mengabaikan bahan makanan yang tidak sesuai standar,” tegasnya
Sementara itu, Nur Fathur Ketua GAPEMBI Kota Probolinggo menuturkan, seluruh Kepala SPPG hingga relawan yang terlibat dalam mengelola Makanan Bergizi Gratis tidak sampai terlibat narkoba.
“Kami meminta pihak kepolisian akan melakukan pemantauan yang ketat tentang penyalahgunaan narkoba karena akan mengganggu kinerja dalam menyajikan makanan ke masyarakat,” tandasnya
Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu upaya strategis pemerintah untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.






