google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Honorer SDN 3 Bantaran Terluka Usai Diserang di Ruang Guru, Polisi Selidiki Motif Pelaku

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Seorang tenaga honorer di SDN 3 Bantaran, Kabupaten Probolinggo, menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam di ruang guru pada Sabtu (18/7/2026) pagi. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di bahu kanan dan harus mendapat perawatan medis.

Korban diketahui bernama Nali (32), yang bekerja sebagai tenaga honorer di sekolah tersebut. Berdasarkan penyelidikan awal, korban diduga diserang menggunakan celurit oleh Mistar (62), warga Dusun Timur Curah, Desa Bantaran.

Kapolsek Bantaran AKP Agus Eko W. Ido mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.55 WIB di ruang guru SDN 3 Bantaran. Setelah terkena sabetan senjata tajam, korban langsung dibawa ke puskesmas untuk menjalani perawatan. Luka robek di bahu kanannya mendapat delapan jahitan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perkara ini sudah kami tangani dan saat ini masih dalam tahap penyidikan,” ujar AKP Agus Eko, Senin (20/7/2026).

Usai menerima laporan, polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta visum et repertum, serta memeriksa korban, saksi-saksi, dan terduga pelaku. Penyidik juga masih melengkapi berkas perkara untuk proses hukum selanjutnya.

Kasus tersebut tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/B/15/VII/2026/SPKT/Sek Bantaran/Res Probolinggo tertanggal 18 Juli 2026. Terduga pelaku dijerat dengan Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Hingga kini, polisi belum menyampaikan penyebab pasti terjadinya penganiayaan tersebut. Penyidik masih mendalami motif, hubungan antara korban dan terduga pelaku, serta kronologi lengkap yang berujung pada aksi kekerasan di lingkungan sekolah.

Kepolisian memastikan penyidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap seluruh fakta dalam kasus yang menghebohkan warga Bantaran tersebut. (*)

Berita Terkait

Insiden KA Ijen Ekspres dengan Mobil, KAI Daop 9 Jember Ingatkan Pentingnya Mendahulukan Kereta Api
Satpas Polres Probolinggo Kota Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, Wujudkan Pelayanan Prima bagi Penyandang Disabilitas
Cek Kesehatan Gratis Hadir di Ruang Kunjungan Lapas Probolinggo, Ini Sasarannya
Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:16 WIB

Insiden KA Ijen Ekspres dengan Mobil, KAI Daop 9 Jember Ingatkan Pentingnya Mendahulukan Kereta Api

Kamis, 17 September 2026 - 19:09 WIB

Satpas Polres Probolinggo Kota Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, Wujudkan Pelayanan Prima bagi Penyandang Disabilitas

Kamis, 17 September 2026 - 18:38 WIB

Cek Kesehatan Gratis Hadir di Ruang Kunjungan Lapas Probolinggo, Ini Sasarannya

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB