google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Prestasi Tak Menjamin Lolos, Atlet Peraih Dua Medali Porprov Asal Kota Probolinggo Nyaris Tersingkir karena Sistem SPMB

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Prestasi di arena olahraga ternyata belum tentu menjadi tiket mulus untuk meraih bangku sekolah negeri. Hal itu dialami Najwa Putri Ayu Pramita, atlet dayung Kota Probolinggo peraih dua medali perunggu Porprov Jatim 2025 yang nyaris kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan ke SMA Negeri akibat persoalan administrasi dan dugaan kelemahan sistem dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Kasus tersebut mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kota Probolinggo bersama Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Probolinggo, Selasa (23/6/2026).

Dalam forum itu terungkap, nilai Tes Kompetensi Akademik (TKA) Matematika milik lulusan SMP Negeri 2 Kota Probolinggo tersebut sempat mengalami perubahan dalam sistem. Nilai yang sebelumnya tercatat 50 tiba-tiba berubah menjadi 20, sehingga berdampak langsung terhadap posisi peringkatnya dalam seleksi jalur prestasi akademik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, harapan Najwa melalui jalur prestasi non-akademik juga kandas. Bukan karena prestasinya tidak memenuhi syarat, melainkan karena dokumen yang diunggah ke sistem dinyatakan tidak lengkap. Halaman kedua dokumen verifikasi tidak terunggah dan berkas yang tervalidasi tidak memuat tanda tangan kepala sekolah.

Akibat dua persoalan itu, Najwa hanya menerima hasil akhir berupa status “tidak lolos” tanpa mengetahui secara rinci penyebab kegagalannya.

“Dari pengumuman web dinyatakan tidak lolos. Harapannya semoga tahun depan tidak ada kejadian seperti saya lagi,” ujar Najwa di hadapan peserta rapat.

Kepala SMAN 4 Kota Probolinggo, Halis Rodiwarsito, menjelaskan pihak sekolah hanya menjalankan proses verifikasi sesuai petunjuk teknis yang berlaku. Menurutnya, jalur prestasi non-akademik Najwa otomatis gugur karena dokumen yang diunggah tidak memenuhi ketentuan administrasi.

“Dari non-akademik sudah selesai karena dia tidak meng-upload lembar kedua. Semua sesuai juknis. Biasanya karena ketidakpahaman muncul miskomunikasi. Alhamdulillah hari ini sudah clear,” kata Halis.

Namun, penjelasan tersebut justru memunculkan persoalan baru. Najwa mengaku dalam aplikasi pendaftaran hanya menemukan satu kolom unggahan dokumen sehingga mengira cukup mengunggah satu file.

“Karena di kolomnya Cuma ada satu, jadi saya pikir hanya satu file yang di-upload,” ungkapnya.

Fakta itu memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas sistem SPMB yang tidak memberikan notifikasi, peringatan, maupun deteksi otomatis ketika dokumen penting belum terunggah secara lengkap.

Meski peluang melalui jalur prestasi non-akademik telah tertutup, RDP tersebut akhirnya membuka jalan bagi Najwa. Setelah dilakukan koordinasi langsung dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, ditemukan adanya persoalan pada nilai TKA Matematika yang kemudian diperbaiki dalam sistem.

Perbaikan itu berdampak signifikan. Nilai gabungan rapor dan TKA Najwa naik menjadi 79,69 dan mengubah posisi peringkatnya dalam seleksi jalur prestasi akademik.

Anggota Komisi I DPRD Kota Probolinggo, Sibro Malisi, menilai koreksi tersebut menjadi bukti bahwa persoalan yang dialami Najwa memang layak mendapatkan perhatian serius.

“Alhamdulillah sudah diperbaiki melalui rapat hari ini. Nilainya sekarang menjadi 79,69. Berdasarkan ranking hari ini nilainya relatif tinggi dan kami optimistis yang bersangkutan bisa lolos,” ujarnya.

Menurut Sibro, kasus tersebut tidak boleh berhenti pada penyelesaian satu siswa saja. DPRD berencana menjadikannya bahan evaluasi dan menyampaikan rekomendasi kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur agar sistem SPMB diperbaiki, terutama terkait mekanisme verifikasi dokumen dan pemberitahuan kepada calon peserta didik.

Komisi I bahkan akan mengusulkan pengiriman surat resmi melalui pimpinan DPRD kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur agar persoalan serupa tidak kembali terulang.

Kasus Najwa menjadi ironi tersendiri. Atlet yang telah mengharumkan nama Kota Probolinggo melalui dua medali Porprov justru hampir kehilangan hak memperoleh pendidikan di sekolah negeri bukan karena kalah bersaing, melainkan akibat persoalan administratif dan celah dalam sistem digital yang minim ruang koreksi.

Kini, setelah nilai akademiknya diperbaiki, peluang Najwa kembali terbuka melalui jalur prestasi akademik tahap III.

“Nilai rata-rata sekarang 79,69. Rencananya pilih SMAN 1 dulu, kalau tidak diterima baru ke SMAN 4,” pungkasnya penuh harap. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB