google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Saat Semua Disuruh Melakukan Efisiensi, Anggaran DPRD Probolinggo Justru Meledak ke Rp83 Miliar

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Kenaikan anggaran operasional DPRD Kabupaten Probolinggo hingga mencapai sekitar Rp83 miliar pada tahun 2026 menuai sorotan tajam dari LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA). Di tengah gencarnya seruan efisiensi anggaran yang digaungkan pemerintah pusat, belanja legislatif justru dinilai bergerak berlawanan arah.

Bupati LSM LIRA Kabupaten Probolinggo, Salamul Huda, mendesak Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan DPRD melakukan evaluasi menyeluruh terhadap anggaran yang dikelola Sekretariat DPRD. Ia meminta efisiensi menjadi agenda utama dalam Perubahan APBD 2026 maupun penyusunan APBD 2027.

Menurut Salam, anggaran DPRD yang pada tahun sebelumnya berada di kisaran Rp60 miliar, kini melonjak menjadi sekitar Rp83 miliar. Kenaikan tersebut dinilai sulit diterima publik ketika hampir seluruh perangkat daerah diminta melakukan penghematan belanja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ketika pemerintah sedang mendorong efisiensi di semua sektor, justru anggaran operasional DPRD meningkat cukup signifikan. Ini tentu menjadi perhatian dan perlu dijelaskan kepada masyarakat,” kata Salamul Huda.

Ia menjelaskan, anggaran tersebut digunakan untuk berbagai kegiatan kedewanan, mulai dari kunjungan kerja, reses, pengadaan hingga kebutuhan operasional lainnya. Namun, menurutnya, sebagian pos belanja masih sangat mungkin untuk ditekan tanpa mengganggu fungsi DPRD sebagai lembaga legislatif.

LIRA tidak meminta penghapusan kegiatan dewan, tetapi menilai pengurangan anggaran operasional merupakan langkah yang lebih tepat di tengah kebutuhan pembangunan daerah yang masih besar.

“Kunjungan kerja, reses dan kegiatan dewan tetap diperlukan. Yang kami dorong adalah pengurangan anggaran yang tidak terlalu mendesak agar ada ruang fiskal untuk kebutuhan masyarakat yang lebih prioritas,” ujarnya.

Salam menegaskan, hasil efisiensi seharusnya diarahkan pada sektor yang dampaknya lebih dirasakan masyarakat, terutama pembangunan dan perbaikan infrastruktur. Pasalnya, hingga kini masih banyak ruas jalan dan fasilitas publik di Kabupaten Probolinggo yang membutuhkan perhatian serius pemerintah.

Menurutnya, masyarakat akan lebih merasakan manfaat APBD apabila anggaran digunakan untuk memperbaiki kondisi infrastruktur daripada membiayai belanja operasional yang terus membengkak.

“Kami meminta DPRD dan pemerintah daerah memiliki semangat yang sama dalam melakukan penghematan. Anggaran yang bisa dihemat sebaiknya dialihkan untuk pembangunan jalan, infrastruktur dan kebutuhan dasar masyarakat lainnya,” tegasnya.

LSM LIRA menyatakan akan terus mengawal pembahasan perubahan anggaran dan APBD tahun 2027 agar kebijakan efisiensi tidak hanya diterapkan kepada organisasi perangkat daerah, tetapi juga menyentuh lembaga legislatif sebagai bagian dari penyelenggara pemerintahan daerah.

Sorotan ini muncul di tengah meningkatnya tuntutan publik agar penggunaan APBD lebih fokus pada program yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya pembangunan infrastruktur yang selama ini masih menjadi salah satu kebutuhan utama di Kabupaten Probolinggo. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB