google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Muatan Dua Kali Lipat Kapasitas, Kapal Bumdes Terguling Saat Menuju Gili Ketapang di Perairan Probolinggo

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Sebuah kapal tradisional milik Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bernama Bahari Makmur terbalik dan tenggelam di perairan Probolinggo-Gili Ketapang, Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 14.15 WIB. Kapal yang mengangkut sembako subsidi untuk warga Pulau Gili Ketapang itu diduga mengalami kelebihan muatan atau overload.

Kapal yang dinakhodai Imam tersebut berangkat dari Pelabuhan Tanjung Tembaga menuju Pulau Gili Ketapang dengan membawa sekitar 8 ton beras program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta 500 dus atau sekitar 6.000 liter minyak goreng.

Kepala Seksi Humas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Probolinggo, Hendra Yulistianto, menegaskan bahwa insiden tersebut bukan disebabkan cuaca buruk, melainkan diduga kuat akibat muatan yang melebihi kapasitas kapal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Cuaca saat kejadian cerah dan tidak ada indikasi cuaca buruk. Kapal dengan ukuran di bawah GT 7 seharusnya tidak membawa muatan lebih dari sekitar 4 ton. Apalagi ini merupakan kapal tradisional,” ujar Hendra saat dikonfirmasi, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, informasi awal yang diterima KSOP menyebutkan kapal tersebut mengangkut muatan jauh di atas kapasitas yang semestinya. Kondisi itu diduga menjadi faktor utama yang menyebabkan kapal kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik dan tenggelam.

Meski demikian, Hendra memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh awak kapal berhasil menyelamatkan diri.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian material masih kami data dan akan kami koordinasikan lebih lanjut dengan pemerintah desa. Yang jelas, sembako itu rencananya akan dibagikan kepada masyarakat di Pulau Gili Ketapang,” katanya.

Pasca-kejadian, sejumlah kapal nelayan setempat bergerak melakukan evakuasi. Kapal Bahari Makmur berhasil ditarik ke tepi daratan, sementara sebagian muatan sembako masih dapat diselamatkan.

KSOP juga menyoroti masih rendahnya kepatuhan sebagian operator kapal terhadap aturan keselamatan pelayaran. Padahal, pihaknya mengaku hampir setiap hari mengingatkan nahkoda dan pemilik kapal di pelabuhan penyeberangan agar tidak memaksakan mengangkut muatan melebihi kapasitas.

“Kami terus mengingatkan para operator kapal agar tidak memaksakan kapasitas muatan. Keselamatan pelayaran harus menjadi prioritas. Jangan sampai karena mengejar efisiensi atau alasan lain justru menimbulkan kecelakaan di laut,” tegas Hendra.

Saat ini, KSOP bersama Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan kapal tersebut. Hasil investigasi nantinya akan menjadi bahan evaluasi guna mencegah kejadian serupa terulang di jalur penyeberangan menuju Pulau Gili Ketapang.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan serius terkait pentingnya pengawasan kapasitas angkut kapal tradisional yang selama ini menjadi tulang punggung transportasi laut bagi masyarakat pulau-pulau kecil di wilayah Probolinggo. (*)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB