google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Merawat Lengger Arum Lewat Nada: Mini Album Cinta Karya Seniman Teater Probolinggo

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Kisah tragis Lengger Arum yang hidup dalam ingatan kolektif masyarakat Probolinggo kini menemukan medium baru. Bukan lagi semata lewat panggung teater atau tari, melainkan melalui musik. Dari cerita rakyat itulah lahir single Putus, bagian dari mini album Cinta karya seniman teater asal Probolinggo, sekaligus Pimred Media Lokal, Imam Wahyudi.

Imam Wahyudi, Seniman Teater Asal Probolinggo

Lagu tersebut dirilis melalui kanal YouTube SONG & STORY pada Sabtu (17/1/2025). Bagi Imam, musik menjadi ruang lain untuk menghidupkan kembali cerita rakyat yang selama ini bertahan melalui tutur lisan dan pementasan seni.

Empat lagu disiapkan dalam mini album Cinta. Seluruhnya mengadaptasi cerita rakyat yang berasal dari Probolinggo. Selain Putus, ada Merayu, Terlambat, dan I’m Fine, but…. Proses kreatifnya memakan waktu sekitar empat bulan, dengan pendekatan yang menempatkan cerita sebagai fondasi utama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pilihan genre rock alternatif bukan tanpa alasan. Menurut Imam, emosi dalam kisah Lengger Arum tidak dapat disampaikan secara datar. Pergulatan batin Arum, tekanan kekuasaan yang diwakili Bramala, serta cinta sederhana Daya menuntut karakter musik yang tegas dan penuh dinamika.

“Genre itu dipilih karena mampu mewakili emosi para tokoh dalam cerita,” ujarnya.

Imam yang juga penulis naskah sendra tari Arum Daya pada Apresiasi Seni Probolinggoan 2023 menegaskan, tujuan utama karya ini bukan mengejar pasar industri musik. Baginya, yang lebih penting adalah menjaga cerita rakyat tetap hidup dan menemukan pendengar baru.

“Kami ingin berkarya. Soal diterima industri atau tidak, itu urusan lain. Yang penting cerita rakyat ini bisa sampai ke penikmat musik,” katanya.

Lengger Arum sendiri merupakan cerita rakyat populer dari Probolinggo tentang cinta segitiga antara Arum, penari lengger yang dididik untuk meneruskan tradisi, Daya, anak petani yang menjadi cinta masa kecilnya, dan Bramala, anak adipati yang membawa kuasa. Di tengah tekanan penguasa, Arum memilih pengorbanan. Ia menerima Bramala demi menyelamatkan seni lengger, meski hatinya tertambat pada Daya. Kisah ini berakhir tragis dengan kematian Arum, simbol luka sekaligus keteguhan.

Hingga kini, cerita tersebut masih bertahan dalam tradisi lisan masyarakat Kota Probolinggo, khususnya di Kelurahan Mangunharjo, dan terus dipentaskan dalam berbagai bentuk seni pertunjukan.

Mini album Cinta dibawakan oleh Radfan Faisal sebagai vokalis, dengan Satriya sebagai music engineer. Proses rekaman menghadirkan tantangan tersendiri, terutama pada pengolahan vokal yang bergerak dari nada rendah hingga tinggi, selaras dengan ledakan emosi dalam lagu.

“Pasti ada kesulitan, tapi bisa teratasi,” ujar Ketua KPU Kota Probolinggo Radfan Faisal.

Sementara itu, visualisasi cerita digarap oleh Selasih Pictures dengan melibatkan aktivis teater Gembok. Video klip menampilkan Laily Try Syahrani sebagai Arum, Deva Rexian Bertha Alvaro sebagai Daya, Muhammad Suharis sebagai Bramala, dan Arya Sosro Lumintang sebagai Sabda.

Lewat musik, cerita Lengger Arum kembali berjalan. Nada dan lirik menjadi cara baru untuk merawat ingatan, agar kisah lama tidak berhenti sebagai arsip, melainkan terus menemukan ruang hidup di generasi berikutnya.

 

Penulis: Rafel

Editor: Us

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB