google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

DPRD Kota Probolinggo Desak Evaluasi Kontraktor Lemah, Proyek Publik Terancam Mangkrak

- Jurnalis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, – Komisi III DPRD Kota Probolinggo menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Probolinggo, Rabu (29/10/2025).

RDP tersebut membahas progres sejumlah proyek strategis di daerah yang dinilai belum berjalan maksimal, terutama pembangunan Gedung Inspektorat, Rumah Dinas Wakil Wali Kota, dan proyek Pondok Pesantren Mambaul Ulum di Sumbertaman.

Dalam rapat yang berlangsung di ruang Komisi III DPRD itu, Dinas PUPR memaparkan bahwa sebagian besar proyek tahun anggaran 2025 menunjukkan progres positif, seperti revitalisasi Alun-alun dan pembangunan fasilitas di beberapa pondok pesantren. Namun, ada juga proyek yang mengalami kendala cukup serius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dinas PUPR Kota Probolinggo, Setyorini Sayekti, menjelaskan bahwa hambatan utama yang terjadi berasal dari sisi keuangan rekanan pelaksana.

“Dari hasil evaluasi kami, penyebab utama keterlambatan pekerjaan adalah lemahnya kemampuan keuangan dari perusahaan pelaksana. Banyak material yang harus dibayar di muka, sedangkan mereka tidak memiliki dana cukup. Padahal dalam aturan LPSE, kemampuan keuangan tidak boleh menjadi kriteria penilaian tender,” ujarnya.

Ia menambahkan, ke depan Dinas PUPR bersama Inspektorat dan bagian hukum akan mengkaji kemungkinan regulasi baru untuk memastikan aspek finansial calon penyedia bisa diverifikasi lebih ketat sebelum kontrak ditetapkan.

Selain itu, Rini juga menyoroti proyek preservasi Jalan Soekarno-Hatta dan Panglima Sudirman, yang merupakan program dari Kementerian PUPR. Proyek tersebut mencakup perbaikan drainase, pengaspalan, serta pembangunan trotoar.

“Kami banyak menerima masukan dari masyarakat dan media. Nanti akan ada forum lanjutan antara PUPR, Komisi III, dan pelaksana proyek dari pusat agar ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawabnya lebih jelas. Termasuk penggantian pohon yang ditebang serta penanganan kerusakan yang muncul,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Muchlas Kurniawan, menegaskan bahwa pihaknya memberi perhatian serius terhadap sejumlah proyek yang dinilai di bawah standar.

“Setelah kami dalami, ternyata ada tiga proyek yang jadi fokus utama karena progresnya jauh dari target, yakni pembangunan rumah dinas wakil wali kota, gedung inspektorat, dan pondok pesantren Mambaul Ulum. Kami ingin memastikan semuanya bisa diselesaikan sesuai komitmen,” ungkap Muchlas.

Ia menambahkan, DPRD akan segera memanggil pihak ketiga atau kontraktor pelaksana untuk dimintai keterangan terkait kendala teknis maupun keuangan yang dihadapi selama proses pembangunan.

“Kami ingin mendengar langsung komitmen mereka. Karena bagaimanapun, proyek ini menyangkut kepentingan publik dan kualitas tata kota. Apalagi beberapa proyek menggunakan dana pusat yang pelaksanaannya berdampak langsung ke masyarakat Probolinggo,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Komisi III juga memberikan catatan khusus terkait penggantian pohon yang ditebang dalam proyek preservasi jalan serta peningkatan pengawasan mutu bahan bangunan.

Muchlas berharap koordinasi lintas pihak dapat mempercepat penyelesaian proyek tanpa mengorbankan kualitas dan estetika kota.

“Kami tidak ingin pekerjaan ini asal selesai. Harus ada tanggung jawab, transparansi, dan jaminan bahwa hasilnya bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo
Anggota DPR RI Mukhamad Misbakhun Bantah Terlibat Praktik Dugaan Penjualan Pita Cukai Rokok
Nama Anak dan Sanggar Terdampak Video Viral, Keluarga Tempuh Jalur Hukum
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Selasa, 15 September 2026 - 07:23 WIB

Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Senin, 14 September 2026 - 12:08 WIB

Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah

Minggu, 13 September 2026 - 10:59 WIB

Perkuat Sinergitas Dan Pelayanan Publik, Pemkot Probolinggo Hibahkan Tanah Ke Kantor Pertanahan Kota Probolinggo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB