google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

CFD Pindah ke Jalan Suroyo, Wali Kota Pastikan Akses Ibadah Jemaat Gereja Tetap Lancar

- Jurnalis

Jumat, 8 Agustus 2025 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Pemerintah Kota Probolinggo resmi memindahkan lokasi Car Free Day (CFD) atau Pasar Minggu dari kawasan Alun-Alun ke ruas Jalan Suroyo, terhitung mulai Minggu (27/7/2025). Keputusan ini diambil seiring dimulainya proyek revitalisasi Alun-Alun dan GOR A. Yani.

Menanggapi kekhawatiran sejumlah pihak, terutama dari tiga gereja yang berada di sepanjang Jalan Suroyo, Wali Kota Probolinggo dr Aminuddin menegaskan bahwa akses ibadah tetap menjadi perhatian utama. Ia memastikan seluruh jajarannya telah diminta menjaga kenyamanan beribadah, terutama di hari Minggu saat CFD berlangsung.

“Iya, ada revitalisasi Alun-Alun Kota Probolinggo, sehingga kita pindah agar masyarakat tetap bisa mengakses Pasar Minggu,” ujar Aminuddin melalui pesan singkat, Rabu (23/7/2025) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, Satpol PP dan Dinas Perhubungan telah diinstruksikan untuk berkoordinasi langsung dengan pengurus gereja guna menjamin kelancaran lalu lintas dan akses ke tempat ibadah.

“Saya minta agar akses menuju gereja tetap terbuka, terutama bagi lansia dan anak-anak,” imbuhnya.

Suara dari Pihak Gereja

Pendeta Wiwik dari GPIB Kota Probolinggo menyampaikan bahwa pihaknya telah menyampaikan keberatan secara resmi kepada Wali Kota, baik melalui surat maupun pertemuan langsung. Ia mengkhawatirkan potensi terganggunya aktivitas ibadah akibat keramaian dan kemacetan yang mungkin timbul dari kegiatan CFD.

“Jalan Suroyo ini akses utama jemaat menuju gereja. Kami juga punya lahan parkir di halaman, sehingga butuh jaminan akses yang tidak terganggu,” katanya.

Namun, ia mengapresiasi langkah Wali Kota yang berkomitmen mengatur pelaksanaan CFD agar tidak menghambat jalannya ibadah, termasuk memberi prioritas parkir bagi lansia dan anak-anak.

Senada, Romo Agis dari Gereja Katolik Paroki Maria Bunda Karmel menjelaskan bahwa selama ini jemaat biasa memarkir kendaraan di halaman Markas Polisi Militer. Dengan adanya CFD, jemaat akan diarahkan untuk parkir di halaman Satpol PP.

“Kami berharap akses masuk-keluar tetap dibuka dan suasana ibadah tetap kondusif,” ujarnya.

Pendeta GKT Soroti Hak Konstitusional

Pandangan berbeda disampaikan Pendeta Gunawan dari GKT Sola Gratia. Ia menekankan pentingnya perlindungan hak konstitusional warga negara untuk beribadah, terutama bagi kelompok rentan.

“Pemerintah wajib menjamin hak beribadah sebagaimana dijamin dalam Pancasila dan UUD 1945. Kalau akses terhalang, berarti ada hak yang tidak terpenuhi,” tegasnya.

Menurutnya, jemaat lansia dan anak-anak sangat bergantung pada layanan antar-jemput ke gereja. Jika akses kendaraan terhambat, maka secara tidak langsung hak mereka ikut terganggu.

“Kami tetap mendukung program pemerintah, asal pelaksanaannya tidak berat sebelah dan tetap melindungi hak warga,” tambahnya.

Sementara Selama Revitalisasi

Pemkot memastikan bahwa pemindahan CFD ke Jalan Suroyo hanya bersifat sementara, selama proses revitalisasi Alun-Alun dan GOR A. Yani berlangsung. Setelah proyek rampung, para pedagang dan kegiatan Pasar Minggu akan dipusatkan di kawasan GOR A. Yani, yang dirancang menjadi sentra PKL dan terintegrasi dengan museum kota.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Insiden KA Ijen Ekspres dengan Mobil, KAI Daop 9 Jember Ingatkan Pentingnya Mendahulukan Kereta Api
Satpas Polres Probolinggo Kota Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, Wujudkan Pelayanan Prima bagi Penyandang Disabilitas
Cek Kesehatan Gratis Hadir di Ruang Kunjungan Lapas Probolinggo, Ini Sasarannya
Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Pawai Budaya Hari Jadi Ke 667 Kota Probolinggo Perkuat Identitas Dan Kebanggaan Budaya Daerah
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:16 WIB

Insiden KA Ijen Ekspres dengan Mobil, KAI Daop 9 Jember Ingatkan Pentingnya Mendahulukan Kereta Api

Kamis, 17 September 2026 - 19:09 WIB

Satpas Polres Probolinggo Kota Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, Wujudkan Pelayanan Prima bagi Penyandang Disabilitas

Kamis, 17 September 2026 - 18:38 WIB

Cek Kesehatan Gratis Hadir di Ruang Kunjungan Lapas Probolinggo, Ini Sasarannya

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Senin, 14 September 2026 - 18:21 WIB

DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB