google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Perbaikan Pipa Saluran Air Bersih di Madakaripura Belum Rampung Diperbaiki, akibat Cuaca Ekstrim dan Hujan Lebat

- Jurnalis

Selasa, 6 Februari 2024 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com, – Pasca diterjang banjir bandang pada sabtu (27/1/2024), di sungai air terjun Madakaripura, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, membuat saluran air bersih penghubung dua desa Brangga dan Desa Negororejo jebol, hingga kini belum selesai diperbaiki, akibat terkendala debit air yang semakin meningkat pada musim penghujan saat ini.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo Muhammad Zubaidullah mengatakan, di hari ke sepuluh pasca banjir bandang tersebut, pipa saluran air bersih masih dalam proses perbaikan.

“Sampai saat ini kita masih dalam proses perbaikan pada pipa yang ambrol sepanjang 300 meter tersebut, dan kita membenahi pipa tersebut bersama forkopimda dan stakeholder terkait, kan nantinya kita bakal menempatkan saluran pipa tersebut di tempat yang lebih aman, agar tidak rusak lagi jika sewaktu waktu terjadi banjir besar seperti kemarin,” terangnya, pada selasa (6/2/2024) sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zubaidulah mengaku selama proses perbaikan pada pipa tersebut terkendala faktor cuaca. Kendati demikian, pihak BPBD juga sudah memasang dua pipa darurat, agar mampu memenuhi kebutuhan air bersih pada dua desa tersebut.

“Kita Pastikan untuk proses perbaikan, bisa dilakukan dengan cepat, karena meskipun pipa darurat sudah terpasang, namun masih ada beberapa warga yang masih belum terpenuhi kebutuhan air bersihnya,”ungkapnya.

Oleh sebab itu hingga saat ini, pihak BPBD masih terus menggelontor puluhan liter pasokan air bersih pada sedikitnya 600 Kepala Keluarga yang terdampak. Selain itu, dirinya mengimbau untuk masyarakat Kabupaten Probolinggo untuk selalu waspada terhadap bencana alam selama musim penghujan saat ini.

“Untuk saat ini, agar pasokan air warga sekitar terpenuhi, kita masih terus menyuplai sedikitnya 10.000 liter air bersih kepada warga yang masih terdampak, karena kan memang pipa darurat yang saat ini terpasang, masih belum bisa bekerja secara maksimal” tandasnya.

Berita Terkait

Bromo Belum Dibuka Pascakarhutla, Utusan Presiden Ungkap Kekhawatiran untuk Warga
Karhutla Bromo Mulai Mereda, Satu Kepulan Asap Muncul di Pusung Duwur
Karhutla Bromo Capai 889 Hektare, BNPB Berpacu Padamkan Api Sebelum 14 Agustus
Dua Titik Api Tersisa di Bromo, Kemenko PMK: Presiden Prabowo Beri Perhatian Serius
Polres Probolinggo Beri Dukungan untuk Relawan yang Berjibaku Tangani Karhutla Bromo
Khofifah Tinjau Kebakaran Bromo, Water Bombing Dimulai Saat Karhutla Capai 176 Hektare
Api Karhutla Bromo Belum Padam, Satwa Liar dan Habitat Alami Ikut Terancam
Yadnya Karo 1948 Caka di Desa Sapikerep Ditutup dengan Prosesi Sakral Nyadran
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Bromo Belum Dibuka Pascakarhutla, Utusan Presiden Ungkap Kekhawatiran untuk Warga

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Karhutla Bromo Mulai Mereda, Satu Kepulan Asap Muncul di Pusung Duwur

Selasa, 11 Agustus 2026 - 20:18 WIB

Karhutla Bromo Capai 889 Hektare, BNPB Berpacu Padamkan Api Sebelum 14 Agustus

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Dua Titik Api Tersisa di Bromo, Kemenko PMK: Presiden Prabowo Beri Perhatian Serius

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Polres Probolinggo Beri Dukungan untuk Relawan yang Berjibaku Tangani Karhutla Bromo

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB