google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Polisi Ungkap Bayi Hasil Hubungan Remaja Yang Dibuang di Desa Pohsangit Leres Probolinggo

- Jurnalis

Senin, 22 September 2025 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Misteri siapa orang tua bayi malang yang dibuang di pos kamling Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, pada Jumat (12/9/2025), akhirnya terkuak. Fakta mengejutkan, sang ayah dan ibu ternyata masih berstatus remaja belia.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Rico Yumasri, mengungkapkan bahwa bayi itu dilahirkan secara sembunyi-sembunyi di sebuah kamar kos di pinggiran Kota Probolinggo, tanpa bantuan tenaga medis.

Rasa malu membuat kedua orang tuanya tega menelantarkan darah dagingnya sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Setelah kami melakukan penyelidikan, kedua orang tua bayi berhasil kami temukan pada Kamis, 9 September. Keduanya masih berusia di bawah umur,” terang Kapolres, Senin (22/9/2025).

Identitas mereka terbongkar lewat serangkaian penyelidikan ketat, mulai dari rekaman CCTV, keterangan warga, hingga pemeriksaan pemilik kos dan kepala desa.

Polisi mendapati bayi tersebut lahir tanpa pertolongan medis, lalu ditinggalkan begitu saja karena tekanan psikologis orang tuanya.

Keduanya masing-masing berinisial P (17), remaja asal Kota Probolinggo, dan N (17), gadis asal Kabupaten Probolinggo.

Saat ini, keduanya berstatus Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) dan menjalani pemeriksaan di Balai Permasyarakatan (Bapas) Malang. Sementara sang bayi masih dirawat di Puskesmas Sumberasih.

Polres Probolinggo Kota juga berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Probolinggo untuk menentukan nasib pengasuhan bayi itu, apakah dikembalikan ke orang tua kandung atau ditempatkan di pihak lain.

“Untuk proses hukum, karena orang tua bayi masih anak, maka kami mengacu pada sistem peradilan anak. Semua akan disikapi dengan bijak demi melindungi hak bayi maupun kedua orang tuanya,” tegas Kapolres.

Berita Terkait

Insiden KA Ijen Ekspres dengan Mobil, KAI Daop 9 Jember Ingatkan Pentingnya Mendahulukan Kereta Api
Satpas Polres Probolinggo Kota Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, Wujudkan Pelayanan Prima bagi Penyandang Disabilitas
Cek Kesehatan Gratis Hadir di Ruang Kunjungan Lapas Probolinggo, Ini Sasarannya
Cek Kesehatan Gratis Hadir di Ruang Kunjungan Lapas Probolinggo, Ini Sasarannya
Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit
Sampaikan Pesan Sosial, Bupati Haris Apresiasi Karya Peserta Kompetisi Mural
DPRD Kota Probolinggo Gelar Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi Terhadap 3 Raperda Eksekutif
Ambisi Besar Tarung Derajat Kota Probolinggo: Dari Pembinaan Pelatih Menuju Tuan Rumah Kejurprov
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 19:16 WIB

Insiden KA Ijen Ekspres dengan Mobil, KAI Daop 9 Jember Ingatkan Pentingnya Mendahulukan Kereta Api

Kamis, 17 September 2026 - 19:09 WIB

Satpas Polres Probolinggo Kota Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat, Wujudkan Pelayanan Prima bagi Penyandang Disabilitas

Kamis, 17 September 2026 - 19:03 WIB

Cek Kesehatan Gratis Hadir di Ruang Kunjungan Lapas Probolinggo, Ini Sasarannya

Kamis, 17 September 2026 - 18:38 WIB

Cek Kesehatan Gratis Hadir di Ruang Kunjungan Lapas Probolinggo, Ini Sasarannya

Rabu, 16 September 2026 - 18:00 WIB

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB