Gunung Semeru Kembali Erupsi Tinggi Kolom Letusan Capai Setinggi 700 Meter Beepotensi Terjadi APG dan Lava Pijar

- Jurnalis

Senin, 8 Juli 2024 - 13:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarabayuangga.com – Gunung api Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang ini, kembali mengalami erupsi, pada senin (8/7/2024) pagi, pukul 07.50 WIB. Gunung berketinggian 4376 Meter Diatas Permukaan Laut (MDPL) ini, mengalami letusan sebanyak 44 Kali, dan berpotensi terjadi Awan Panas Guguran (APG).

Mukdas Sofian sebagai petugas pos pantau Gunung Sawur mengatakan, tinggi letusannya mencapai 700 meter. Dengan Kolom abu teramati berwarna putih, hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut.

“Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 115 detik, selain berpotensi APG, letusan tersebut juga membawa material lava pijar,” terangnya, pada senin (8/7/2024) pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh sebab itu, warga yang beraktifitas di sekitar lereng gunung tertinggi di pulau jawa ini, diimbau agar tidak beraktifitas di radius lima kilo meter, dari pusat kawah.

“Dan untuk para warga juga kami mohon agar tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak pusat erupsi,” imbuhnya.

Di luar jarak tersebut, masyarakat juga dilarang melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai, atau sempadan sungai, di sepanjang Besuk Kobokan.

“Karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak. Dan warga tidak beraktivitas dalam radius 5 Km dari puncak kawah Gunung Api Semeru,” imbuhnya.

Pihaknya juga mengimbau, agar warga yang huniannya berpotensi terdampak erupsi, agar selalu waspada, karena saat ini, status gunung api memasuki level siaga III.

“Jangan beraktifitas di di sepanjang aliran sungai atau lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan.

Karena menurutnya, disepanjang besuk, atau aliran lahar yang akan dilalui, juga berpotensi terjadi perluasan aliran lahar.

“Untuk saat ini memang visual gunung api nampak cerah, namun tetap perluasan aliran di sepanjang besuk dan pusat kawah wajib diperhatikan, agar dapat meminimalisir timbulnya korban,” tandasnya.***

Penulis : Alan

Editor : Anas

Berita Terkait

Madas Nusantara Soroti Dugaan Unsur Perjudian di DA7 Indosiar, KPI Terancam Dilaporkan
Forum NGO Madura Bersama FP3TI dan AWP Galang Dana untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatra
Peringati Hari Ibu, Hj. Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi: Ibu Adalah Fondasi Utama Membangun Peradaban Bangsa
Kematian Tersangka Tidak Mengubur Kebenaran: Dana Hibah Jatim Harus Diusut hingga Lingkaran Kekuasaa
Perkuat Persatuan Nusantara, 32 Suku di Jawa Timur Berkumpul, Siap Gelar Natal Bersama di Balai Kota Surabaya
Mampukah Presiden Prabowo Membongkar Kasus di Balik Bencana Sumatera–Aceh Ini???
Kasus LP Nomor 30 Klan Pak Syaharudin Dilanjutkan, Masuk Tahap Sidik Setelah Locus Delicti Jelas
Presiden Prabowo Tinjau Langsung Pengungsi Bencana Banjir di Kab Langkat
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:16 WIB

Madas Nusantara Soroti Dugaan Unsur Perjudian di DA7 Indosiar, KPI Terancam Dilaporkan

Selasa, 23 Desember 2025 - 03:33 WIB

Forum NGO Madura Bersama FP3TI dan AWP Galang Dana untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatra

Senin, 22 Desember 2025 - 09:20 WIB

Peringati Hari Ibu, Hj. Raden Ayu Sri Setyo Pertiwi: Ibu Adalah Fondasi Utama Membangun Peradaban Bangsa

Jumat, 19 Desember 2025 - 20:56 WIB

Kematian Tersangka Tidak Mengubur Kebenaran: Dana Hibah Jatim Harus Diusut hingga Lingkaran Kekuasaa

Jumat, 19 Desember 2025 - 15:56 WIB

Perkuat Persatuan Nusantara, 32 Suku di Jawa Timur Berkumpul, Siap Gelar Natal Bersama di Balai Kota Surabaya

Berita Terbaru