DPRD Serahkan Rekomendasi LHP BPK, Wali Kota Probolinggo Siapkan Langkah Perbaikan

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Wali Kota Probolinggo, dr. Aminuddin, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Probolinggo dengan agenda penyerahan rekomendasi DPRD atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI, Senin (2/3). Rapat ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi pengelolaan keuangan daerah, terutama di bidang pendidikan dasar.

Pembahasan utama dalam rapat tersebut adalah hasil pemeriksaan terhadap kegiatan peningkatan sarana dan prasarana pendidikan dasar Tahun Anggaran 2024 hingga Triwulan III Tahun 2025. Evaluasi ini dilakukan sesuai aturan dalam Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara.

Pimpinan rapat, Dwi Laksmi Syntha, menjelaskan bahwa DPRD melalui Komisi I telah melakukan pengawasan secara intensif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sudah menggelar rapat kerja bersama Dinas Pendidikan dan pihak terkait pada 18 sampai 25 Februari untuk membahas secara detail temuan BPK,” jelasnya.

Juru Bicara Komisi I, Amir Mahmud, menyampaikan bahwa Wali Kota dan DPRD memiliki tanggung jawab bersama dalam menjalankan pemerintahan daerah. Dari hasil kajian terhadap LHP BPK, Komisi I memberikan sejumlah catatan yang harus segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Probolinggo agar penggunaan anggaran lebih efektif dan tepat sasaran.

Menanggapi rekomendasi tersebut, dr. Aminuddin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera menyusun langkah perbaikan yang nyata. Ia menekankan pentingnya memperkuat sistem pengawasan agar temuan serupa tidak terulang.

“Tahun ini kami mulai dengan langkah pencegahan. Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan atau SIRUP kami selesaikan lebih awal supaya prosesnya bisa dipantau dengan lebih baik,” tegasnya.

Selain itu, ia juga memperkenalkan inovasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berupa aplikasi Dashboard Sipena.

“Aplikasi ini berbasis geotagging, sehingga pengadaan barang bisa dipantau secara detail dan real-time. Dengan sistem digital ini, kami ingin mencegah adanya manipulasi di lapangan,” ujarnya.

Di akhir rapat, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas masukan dari DPRD dan meminta seluruh kepala perangkat daerah, termasuk Penjabat Sekda dan jajaran asisten, segera menindaklanjuti catatan yang telah diberikan.

Rapat paripurna ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif, sehingga pembangunan di Kota Probolinggo berjalan lebih transparan, akuntabel, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di sektor pendidikan. (Usw)

Berita Terkait

Praktik Sewa Liar Terendus, Satpol PP Kota Probolinggo Tegas Amankan Lapak PKL
Wali Kota Bersama Perangkat Daerah Matangkan RKPD Berbasis Indikator Kinerja Utama 
Reses Eko Purwanto: Desak Kebijakan yang Langsung Berdampak untuk Warga
Anggaran Rp7,5 Miliar Disorot, Abdul Mujib Pertanyakan Skala Prioritas
Dapur MBG di Probolinggo, Pekerja dari Luar? Wali Kota LIRA Angkat Bicara
Evaluasi Keras Proyek Mangkrak, DPRD Tekan PUPR Soal Target 2026
Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan Lampu Hias RTH di Kejari Kota Probolinggo Belum Ditahan, Ada Apa?
Perkuat Mobilitas Dan Pariwisata, Kereta Api Commuter Line Supas Resmi Beroperasi 
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:00 WIB

Praktik Sewa Liar Terendus, Satpol PP Kota Probolinggo Tegas Amankan Lapak PKL

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:43 WIB

Wali Kota Bersama Perangkat Daerah Matangkan RKPD Berbasis Indikator Kinerja Utama 

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:47 WIB

Reses Eko Purwanto: Desak Kebijakan yang Langsung Berdampak untuk Warga

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:33 WIB

Anggaran Rp7,5 Miliar Disorot, Abdul Mujib Pertanyakan Skala Prioritas

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:14 WIB

DPRD Serahkan Rekomendasi LHP BPK, Wali Kota Probolinggo Siapkan Langkah Perbaikan

Berita Terbaru