Dapur MBG di Probolinggo, Pekerja dari Luar? Wali Kota LIRA Angkat Bicara

- Jurnalis

Selasa, 3 Maret 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Wali Kota LIRA Kota Probolinggo, Louis Hariona, menyoroti polemik perekrutan relawan dalam program makanan bergizi gratis yang saat ini berjalan di Kota Probolinggo. Ia menegaskan, program pemerintah tersebut seharusnya tidak hanya fokus pada penyediaan makanan, tetapi juga berdampak pada pemberdayaan masyarakat sekitar.

Menurut Louis, ada aspek penting yang selama ini luput dari perhatian, yakni penyerapan tenaga kerja lokal di sekitar lokasi dapur.

“Kita tahu ini program pemerintah yang berjalan di seluruh Indonesia. Tapi selain menu yang disiapkan, ada hal penting yang sering dilupakan, yaitu bagaimana memberdayakan atau merekrut relawan dari lingkungan sekitar,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengaku menerima informasi bahwa ada dapur program makanan gratis di Kota Probolinggo yang justru merekrut tenaga kerja dari luar kota. Jika benar, hal itu dinilai tidak sesuai dengan pola yang diatur pemerintah.

“Kalau dapurnya ada di Kota Probolinggo, maka seharusnya tenaga kerjanya juga dari Kota Probolinggo. Kalau justru diambil dari luar, ini jelas perlu koreksi,” tegasnya.

Louis menilai, program ini semestinya menggerakkan ekonomi lokal, mulai dari tenaga kerja hingga bahan baku makanan yang digunakan. Ia menegaskan, perekrutan dari luar daerah menjadi temuan yang akan segera dilaporkan kepada pihak penyelenggara untuk dievaluasi.

“Program pemerintah itu tujuannya memberdayakan masyarakat sekitar. Kalau tidak sesuai dan tidak ada evaluasi, menurut saya lebih baik dapur itu ditutup saja,” katanya.

Ia berharap persoalan ini segera mendapat perhatian agar pelaksanaan program benar-benar memberi manfaat nyata bagi warga Kota Probolinggo. (Usw)

Berita Terkait

Praktik Sewa Liar Terendus, Satpol PP Kota Probolinggo Tegas Amankan Lapak PKL
Wali Kota Bersama Perangkat Daerah Matangkan RKPD Berbasis Indikator Kinerja Utama 
Reses Eko Purwanto: Desak Kebijakan yang Langsung Berdampak untuk Warga
Anggaran Rp7,5 Miliar Disorot, Abdul Mujib Pertanyakan Skala Prioritas
DPRD Serahkan Rekomendasi LHP BPK, Wali Kota Probolinggo Siapkan Langkah Perbaikan
Evaluasi Keras Proyek Mangkrak, DPRD Tekan PUPR Soal Target 2026
Tersangka Baru Kasus Korupsi Pengadaan Lampu Hias RTH di Kejari Kota Probolinggo Belum Ditahan, Ada Apa?
Perkuat Mobilitas Dan Pariwisata, Kereta Api Commuter Line Supas Resmi Beroperasi 
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 04:00 WIB

Praktik Sewa Liar Terendus, Satpol PP Kota Probolinggo Tegas Amankan Lapak PKL

Selasa, 3 Maret 2026 - 18:43 WIB

Wali Kota Bersama Perangkat Daerah Matangkan RKPD Berbasis Indikator Kinerja Utama 

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:47 WIB

Reses Eko Purwanto: Desak Kebijakan yang Langsung Berdampak untuk Warga

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:33 WIB

Anggaran Rp7,5 Miliar Disorot, Abdul Mujib Pertanyakan Skala Prioritas

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:14 WIB

DPRD Serahkan Rekomendasi LHP BPK, Wali Kota Probolinggo Siapkan Langkah Perbaikan

Berita Terbaru