Anggaran Tak Terserap Maksimal, DPRD Probolinggo Soroti Kinerja OPD

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabayuangga.com – Komisi I DPRD Kota Probolinggo menggelar rapat kerja untuk membahas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota terkait pelaksanaan APBD tahun 2025.

Rapat yang berlangsung di ruang sidang utama DPRD pada Senin (30/03/2026) ini dipimpin oleh Ketua Komisi I, Isah Junaidah, dan dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai mitra kerja.

Dalam rapat tersebut, perhatian utama tertuju pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dispendukcapil Kota Probolinggo, Rachmadeta Antariksa, menjelaskan bahwa total anggaran yang dikelola sebesar Rp6,4 miliar. Dari jumlah tersebut, realisasi anggaran mencapai sekitar 87 persen atau sekitar Rp5,6 miliar.

Sementara itu, masih terdapat sisa anggaran atau Silpa sekitar Rp829 juta. Hal ini terjadi karena beberapa kendala, terutama pada belanja pegawai.

“Realisasi belanja pegawai sekitar 85 persen. Ini karena ada beberapa ASN yang sudah pensiun, sementara penggantinya belum ada, sehingga anggaran gaji dan tunjangan tidak terserap,” jelasnya.

Saat ini, Dispendukcapil didukung oleh 54 pegawai yang terdiri dari PNS, PPPK, dan PPPK paruh waktu.

Sementara itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mencatat realisasi anggaran yang sedikit lebih tinggi, yaitu sekitar 89 persen dari total anggaran Rp7,1 miliar, atau sekitar Rp6,3 miliar yang berhasil digunakan.

Dinas ini menjalankan program di bidang perpustakaan dan kearsipan, mulai dari pembinaan perpustakaan hingga pengelolaan arsip.

Meski demikian, sisa anggaran juga masih terjadi, terutama pada belanja pegawai yang mencapai sekitar Rp663 juta. Saat ini, dinas tersebut memiliki 41 pegawai.

Ketua Komisi I DPRD Kota Probolinggo, Isah Junaidah, menekankan pentingnya penggunaan anggaran yang lebih tepat dan pelayanan publik yang tetap optimal.

Ia berharap pembahasan LKPJ ini bisa menjadi bahan evaluasi agar perencanaan anggaran ke depan lebih baik dan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat. (*)

Berita Terkait

Domino Mengguncang GOR A. Yani! Kejurkot ORADO Kota Probolinggo Lahirkan Atlet Berkelas
Ikhlas dan Panca Kesadaran Diteguhkan, KH. M. Zuhri Zaini Serukan Pengabdian Total di Nurul Jadid
Langkah Cepat Dan Responsif, Dandim Bersama Sejumlah Pihak Kunjungi Lokasi Bencana Longsor
Polisi Tetapkan Guru Ngaji Tersangka Usai Banting Bocah di Musholla Kota Probolinggo
LSM LIRA Kota Probolinggo Dengar Jeritan Disabilitas: Akses Masih Jauh dari Layak
Wagub Emil Dardak Diagendakan Hadiri Peluncuran Bamus Madura Yang Digagas Ormas Madas Nusantara
Langka Usai Lebaran, LPG 3 Kg di Kota Probolinggo Sulit Didapat, Harga Ikut Melonjak
Brutal! Guru Ngaji di Kota Probolinggo Banting Murid Gara-gara Lecet di Mobil
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:17 WIB

Anggaran Tak Terserap Maksimal, DPRD Probolinggo Soroti Kinerja OPD

Senin, 30 Maret 2026 - 05:55 WIB

Domino Mengguncang GOR A. Yani! Kejurkot ORADO Kota Probolinggo Lahirkan Atlet Berkelas

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:01 WIB

Ikhlas dan Panca Kesadaran Diteguhkan, KH. M. Zuhri Zaini Serukan Pengabdian Total di Nurul Jadid

Minggu, 29 Maret 2026 - 10:19 WIB

Langkah Cepat Dan Responsif, Dandim Bersama Sejumlah Pihak Kunjungi Lokasi Bencana Longsor

Kamis, 26 Maret 2026 - 19:12 WIB

LSM LIRA Kota Probolinggo Dengar Jeritan Disabilitas: Akses Masih Jauh dari Layak

Berita Terbaru

Probolinggo

Anggaran Tak Terserap Maksimal, DPRD Probolinggo Soroti Kinerja OPD

Selasa, 31 Mar 2026 - 18:17 WIB