google.com, pub-8538472729161827, DIRECT, f08c47fec0942fa0

 

Potensi Awan Panas Susulan di Semeru Masih Tinggi, Status Tetap Awas

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUMAJANG – Aktivitas Gunung Semeru masih tinggi setelah Awan Panas Guguran (APG) yang terjadi pada 19 November 2025 pukul 14.00 WIB meluncur hingga 13,8 kilometer ke arah tenggara. Pemantauan PVMBG menunjukkan tekanan internal gunung belum menurun, sehingga potensi APG susulan masih besar.

Kepala Tanggap Darurat Erupsi Gunung Semeru PVMBG, Yasa Suparman, mengatakan peningkatan aktivitas Semeru sebenarnya sudah terpantau sejak akhir Oktober. Kamera pemantau menunjukkan perubahan visual, namun sejumlah parameter pendukung baru menguat pada pertengahan Desember.

Pada 19 Desember 2025, status Semeru dinaikkan dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III) pukul 15.00 WIB, lalu naik lagi menjadi Awas (Level IV) pada pukul 17.00 WIB setelah tekanan tubuh gunung meningkat tajam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tekanan di dalam tubuh Semeru masih tinggi. Kegempaan, deformasi, dan suplai material panas belum menurun. Kondisi ini menunjukkan APG susulan masih mungkin terjadi,” kata Yasa, pada jumat (21/11/2025) siang,di Kantor Badan Geologi pusat vulkanologi dan mitigasi bencana geologi Gunung Sawur.

Pada malam hari setelah kejadian utama, sekitar pukul 19.00 WIB, APG kembali muncul meski jarak luncurnya lebih pendek. Gempaan tercatat berdurasi 200–300 detik, lebih kecil dibanding APG 19 November yang durasinya jauh lebih panjang.

Yasa menegaskan, rangkaian aktivitas ini menunjukkan gunung belum stabil. “Meski lebih kecil, kejadian itu menandakan masih ada suplai energi dari dalam. APG berikutnya tetap mungkin terjadi,” ujarnya.

PVMBG mencatat empat faktor utama yang menjadikan potensi APG susulan tetap tinggi: Tekanan internal meningkat, Aktivitas kegempaan masih intens, Material puncak masih labil, Hujan berpotensi memicu longsoran panas

Pola ini berbeda dengan erupsi besar pada 2021. Tanda-tanda peningkatan tekanan tahun itu sudah terlihat berbulan-bulan sebelumnya, sedangkan tahun ini hanya dalam hitungan minggu.

PVMBG meminta warga tetap mematuhi zona bahaya, terutama di sepanjang aliran Besuk Kobokan, Besuk Bang, dan wilayah tenggara gunung.

“Selama tekanan internal belum turun, ancaman APG masih ada. Warga jangan beraktivitas di alur sungai dan tetap mengikuti arahan petugas,” tegas Yasa.

Berita Terkait

Ditpolairud Polda Jatim Kerahkan 4 Kapal Sisir Perairan Sumenep dan Masalembu Cari Korban KM Virgo Transport 8
Polda Jatim Siaga Penuh Hadapi Fase Kritis Karhutla di 7 Kawasan Pegunungan
Selundupkan Sabu Lewat Kerupuk Plompong, Pengunjung Rutan Medaeng Sidoarjo Diamankan Petugas
Dari HUT ke-25, Demokrat Kota Probolinggo Hadir Bersihkan Musholla Warga
Sekda Kota Probolinggo Siapkan Sanksi jika IPAL SPPG Terbukti Melanggar
Khofifah Tinjau Kebakaran Bromo, Water Bombing Dimulai Saat Karhutla Capai 176 Hektare
TNBTS Bertindak Tegas, Pendaki Ilegal Semeru Diamankan dan Terancam Sanksi Hukum
Perkuat Aksesibilitas Menuju Tapal Kuda, KAI Daop 9 Jember Hadirkan KA Pandalungan 2 dengan Fasilitas Rangkaian Kereta Eksekutif Stainless Steel
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:19 WIB

Ditpolairud Polda Jatim Kerahkan 4 Kapal Sisir Perairan Sumenep dan Masalembu Cari Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 - 19:52 WIB

Polda Jatim Siaga Penuh Hadapi Fase Kritis Karhutla di 7 Kawasan Pegunungan

Jumat, 11 September 2026 - 06:33 WIB

Selundupkan Sabu Lewat Kerupuk Plompong, Pengunjung Rutan Medaeng Sidoarjo Diamankan Petugas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Dari HUT ke-25, Demokrat Kota Probolinggo Hadir Bersihkan Musholla Warga

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:30 WIB

Sekda Kota Probolinggo Siapkan Sanksi jika IPAL SPPG Terbukti Melanggar

Berita Terbaru

Bupati Haris saat melakukan kunjungan ke RSUD Waluyo Jati Kabupaten Probolinggo menindaklanjuti viralnya kasus pelayanan rumah sakit.

Probolinggo

Bupati Probolingo Minta Audit Menyeluruh Pelayanan Rumah Sakit

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:00 WIB