Dendam Lama Meledak! Empat Perempuan di Probolinggo Serbu Rumah Tetangga, Ibu dan Lansia Jadi Korban

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, suarabyuangga.com – Dendam lama antar anak berubah menjadi amuk brutal. Seorang ibu rumah tangga, Sayama (37), warga Dusun Asem Kerep, Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, babak belur setelah dilabrak dan diserang empat orang perempuan, Senin (16/2/2026) siang.

Tak hanya Sayama, ibunya yang sudah lanjut usia, Niti Tiryo, ikut menjadi korban. Ia tersabet celurit di bagian jari telunjuk saat mencoba melerai keributan di teras rumah mereka.

Peristiwa mencekam itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, Sayama tengah duduk membuat tali tampar—usaha milik kakaknya. Suasana yang semula tenang mendadak berubah panas ketika dua perempuan berinisial Ri dan Yua datang dan langsung melabraknya tanpa banyak bicara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya langsung ditarik baju dan kerudung. Kancing baju saya sampai lepas,” tutur Sayama dengan suara bergetar.

Serangan berlangsung brutal. Wajahnya dicakar, rambutnya dijambak, tubuhnya dihujani pukulan. Ia bahkan mengaku sesak napas usai dipukul di bagian dada. Dalam kondisi terdesak dan sendirian, Sayama hanya mampu berusaha menahan tangan para pelaku.

Keributan itu memancing Niti keluar rumah. Lansia tersebut berusaha memisahkan anaknya dari kepungan pelaku. Namun, situasi justru makin tak terkendali. Ri diduga mengayunkan celurit hingga melukai jari telunjuk Niti. Dua orang lainnya datang dan disebut ikut menyerang.

“Ibu saya didorong sampai jatuh. Mereka empat orang. Setelah adik saya datang melerai, mereka langsung kabur,” ujarnya.

Sayama menduga, amukan itu dipicu persoalan lama antara anaknya dan anak salah satu pelaku. Cemoohan melalui telepon yang terjadi tahun lalu rupanya menyisakan bara dendam. Anak Sayama disebut dituduh berselingkuh, bahkan dirinya ikut dihina.

“Saya dituduh macam-macam. Saya memang janda, tapi saya punya harga diri dan agama,” tegasnya.

Padahal, menurutnya, persoalan itu sudah dianggap selesai. Anaknya kini telah menikah dan tinggal di Paiton. Namun luka lama rupanya belum benar-benar sembuh di pihak seberang.

Tak terima dirinya dan ibunya menjadi korban kekerasan, Sayama memastikan akan membawa perkara ini ke ranah hukum. Ia berencana melapor ke Polres Probolinggo Kota.

“Saya tidak terima ibu saya sampai kena sabetan celurit. Ini sudah keterlaluan,” katanya.

Petugas dari Polres Probolinggo Kota bersama Polsek Sumberasih telah mendatangi lokasi untuk meminta keterangan dan mendalami kasus dugaan penganiayaan tersebut.

Sementara itu, Kepala Desa Pohsangit Leres, Salam, mengaku sudah berupaya mempertemukan kedua pihak untuk mediasi. Namun korban memilih menempuh jalur hukum.

“Kami sudah coba damaikan, tapi korban tidak terima. Kami hormati dan bantu proses pelaporannya,” ujarnya.

 

Penulis: Rafel

Editor: Us

Berita Terkait

Heboh! 7 Koper Wisatawan Thailand Digondol Maling Saat Transit ke Bromo
Diduga Kurang Konsentrasi, Sopir Truk Tabrak Pagar dan Meninggal Dunia
PT Bahari Tanjung Tembaga Paparkan RKAP 2026, DPRD Ingatkan Rencana Harus Terbukti Nyata
Ansor Kelurahan Sumbertaman Bersama LKM Sunan Giri Salurkan Bantu Paket Sembako
Diguyur Hujan, Kumail Kepung DPRD Kota Probolinggo Tolak BoP Inisiasi Trump
Rumah Dialog dan Karang Taruna Gelar Rembuk Pemuda, Bahas Peran Strategis Pemuda dalam Pembangunan
Minum Kopi Bareng Media, Kapolres Probolinggo Kota Buka Ruang Diskusi Terbuka
Keberatan Ditolak DPM-PTSP Kota Probolinggo, Kuasa Hukum Hadi’s Homestay Bersiap Gugat ke Walikota Hingga PTUN
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 20:29 WIB

Dendam Lama Meledak! Empat Perempuan di Probolinggo Serbu Rumah Tetangga, Ibu dan Lansia Jadi Korban

Minggu, 15 Februari 2026 - 19:36 WIB

Heboh! 7 Koper Wisatawan Thailand Digondol Maling Saat Transit ke Bromo

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:54 WIB

Diduga Kurang Konsentrasi, Sopir Truk Tabrak Pagar dan Meninggal Dunia

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:06 WIB

PT Bahari Tanjung Tembaga Paparkan RKAP 2026, DPRD Ingatkan Rencana Harus Terbukti Nyata

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:43 WIB

Ansor Kelurahan Sumbertaman Bersama LKM Sunan Giri Salurkan Bantu Paket Sembako

Berita Terbaru