Warganet Keluhkan Motor Rusak Usai Isi Pertalite, DKUPP Kota Probolinggo Turun Tangan

- Jurnalis

Rabu, 29 Oktober 2025 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO – Sejumlah warganet di Kota Probolinggo ramai mengeluhkan motor mereka mendadak rusak usai mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Keluhan ini memicu kekhawatiran publik akan dugaan adanya kandungan etanol berlebih dalam bahan bakar tersebut.

Salah satu postingan viral datang dari akun Facebook @Dana Nava 23 yang menulis keluhannya pada awal pekan ini. Dalam unggahannya, ia menuliskan:

“Saya kira di daerah Surabaya saja yang ada, ternyata di Probolinggo juga. SPBU dekat terminal Bayuangga. Motor brebet setelah isi Pertalite full, padahal motor belum dua bulan keluar dari dealer,” tulisnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Postingan itu langsung dibanjiri komentar warganet lainnya. Akun @Al A’hmad menambahkan pengalamannya membandingkan warna dan performa bahan bakar.

“Mendingan beli ke pom mini AKR / sell. Pas bandingkan sama Pertamina, jauh dari warna-nya. Yang dari pom mini AKR kebiruan kayak Pertamax, sedangkan dari Pertamina kayak hijau daun. Dari harga sama, Rp10 ribu per liter,” tulisnya.

Ramainya keluhan tersebut memantik perhatian Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kota Probolinggo. Kepala DKUPP, Slamet Suwantoro, memastikan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Probolinggo Kota untuk menindaklanjuti isu tersebut.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Polres. Jika ada laporan atau kejadian yang benar-benar terbukti, tim akan melakukan pengecekan dan dilanjutkan dengan uji laboratorium oleh Pertamina atau laboratorium kepolisian,” ujar Slamet, Rabu (29/10/2025).

Slamet menegaskan, DKUPP juga siap melakukan uji metrologi atau tera apabila ditemukan ketidaksesuaian takaran atau mutu BBM di lapangan.

Sementara itu, Suharto, pengawas SPBU 54.672.18 Triwung Kidul, Kota Probolinggo, mengaku hingga kini belum menerima pengaduan resmi dari masyarakat.

“Alhamdulillah tidak ada komplain atau laporan pengaduan ke SPBU kami,” kata Suharto.

Isu kandungan etanol 10 persen pada Pertalite sebelumnya sempat menjadi sorotan nasional karena disebut-sebut berpotensi memengaruhi performa mesin, khususnya pada kendaraan bermotor keluaran lama.

Namun, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Pertamina terkait hasil uji laboratorium di wilayah Probolinggo.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan segera melaporkan ke pihak berwenang apabila menemukan indikasi BBM tidak sesuai standar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita Terkait

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 
Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal
Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet
Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031
35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat
Dituding Abai Bencana dan Pesta Ultah di Jam Kerja, PMII Kepung DPRD Probolinggo: Ketua DPRD Diminta Dicopot
TRAGEDI DI WISATA KUM-KUM PROBOLINGGO, LANSIA ASAL PASURUAN TEWAS SAAT BERENDAM
Polres Probolinggo Kota Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026, Tekankan Pendekatan Humanis dan Tegas
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:17 WIB

Sampah Menggunung Ratusan Meter, Masyarakat Kesulitan Melintas 

Rabu, 4 Februari 2026 - 13:07 WIB

Larangan Mancing di Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo Diprotes, Warga: Tak Relevan dan Tak Masuk Akal

Selasa, 3 Februari 2026 - 19:31 WIB

Motor Dicongkel di GOR Mastrip, Komisioner KPU Kota Probolinggo Kehilangan HP dan Dompet

Selasa, 3 Februari 2026 - 05:48 WIB

Komisi III DPRD Kota Probolinggo Kawal Ketat Seleksi Pimpinan BAZNAS 2026–2031

Senin, 2 Februari 2026 - 20:01 WIB

35 Warga Kota Probolinggo Laporkan Biro Umroh ke Polisi, Puluhan Juta Raib Tak Pernah Berangkat

Berita Terbaru